METRO BISNIS

Rupiah Dekati Rp 17 Ribu per Dolar AS, Menkeu Purbaya Klaim Fundamental Ekonomi Kuat

×

Rupiah Dekati Rp 17 Ribu per Dolar AS, Menkeu Purbaya Klaim Fundamental Ekonomi Kuat

Sebarkan artikel ini
PAPARKAN—Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa paparkan kondisi perekonomian Indonesia.

JAKARTA, METRO— Menteri Keuangan (Men­keu) Purbaya Yudhi Sa­dewa menanggapi pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat yang disebut men­dekati level Rp 17.000. Purbaya, di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (10/3), menyatakan posisi rupiah saat ini masih berada di kisaran Rp 16.800 per dolar AS dan kondisi tersebut masih dapat di­kendalikan selama fondasi ekonomi nasional tetap kuat.

“Enggak ah, masih Rp 16.800-an. Selama fondasi ekonomi kita bagus, mengendalikan rupiah lebih gampang dibanding kalau ekonomi lagi berantakan,” ujar Purbaya saat meme­nuhi panggilan Presiden Prabowo Subianto.

Purbaya menjelaskan stabilitas nilai tukar rupiah sangat dipengaruhi oleh kondisi ekonomi domestik yang sehat serta koordinasi yang kuat antara pemerintah dan otoritas moneter. Menurutnya, langkah utama yang perlu dilakukan adalah memastikan pertumbuhan ekonomi tetap terjaga dan likuiditas da­lam sistem keuangan cu­kup.

Baca Juga  Petani Dharmasraya Menjerit, Harga Jual TBS Sawit dan Karet Anjlok

Ia menambahkan, Bank Indonesia juga terus memantau pergerakan nilai tukar di pasar untuk menjaga stabilitas rupiah di te­ngah dinamika pasar global. “Kalau kita memastikan perkembangan eko­nomi bagus, uang di sistem cukup, dan BI mungkin monitor keadaan nilai tukar seperti apa. Jadi kerja sa­ma yang enak antara pemerintah dengan BI perlu untuk menjaga stabilitas nilai tukar,” katanya.

Purbaya menilai koordinasi yang solid antara pemerintah dan Bank Indonesia akan memudahkan upaya meredam gejolak pasar dunia yang berdampak pada pergerakan rupiah. “Kalau kompak seperti ini, enggak terlalu sulit mengendalikan gejolak pasar dunia,” ujarnya.

Baca Juga  PLN UIP Sumbagteng dan PLN UPP Sumbagteng 1 Raih Penghargaan Kecelakaan Nihil 2023 dari Menteri Ketenagakerjaan RI

Nilai tukar rupiah pada penutupan perdagangan di Jakarta, Selasa (10/3), bergerak menguat 86 poin atau 0,51 persen menjadi Rp 16.863 per dolar AS dari penutupan sebelumnya yang tercatat Rp 16.949 per dolar AS.

Research and Development Indonesia Commo­dity & Derivatives Excha­nge (ICDX) Muhammad Amru Syifa mengatakan penguatan rupiah dipe­ngaruhi pernyataan Pre­siden AS Donald Trump bahwa konflik dengan Iran sudah mendekati penyelesaian. (jpg)