BERITA UTAMA

Rasio Belanja Pegawai Capai 59 Persen, Bupati Annisa Bongkar Kondisi Darurat APBD 2027

×

Rasio Belanja Pegawai Capai 59 Persen, Bupati Annisa Bongkar Kondisi Darurat APBD 2027

Sebarkan artikel ini
MUSRENBANG— Musrenbang RKPD Kabupaten Dharmasraya Tahun 2027 di Auditorium Kantor Bupati, Senin (6/4).

DHARMASRAYA, METRO–Bupati Dharmasraya, Annisa Suci Ramadhani, mengungkapkan berbagai tantangan pembangunan daerah, terutama defisit anggaran dan tingginya rasio belanja pegawai, dalam Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) RKPD Kabupaten Dharmasraya Tahun 2027 di auditorium kantor bupati, Senin (6/4).

Dalam pemaparannya, Annisa menyebut sejak ia dilantik pada 20 Februari tahun 2025 lalu, pemerintah daerah dihadapkan pada sejumlah persoalan mendasar yang juga dirasakan oleh banyak pihak, khususnya terkait kondisi fiskal daerah.

Ia menjelaskan, salah satu persoalan utama adalah defisit anggaran yang dipengaruhi oleh tingginya rasio belanja pegawai. Saat ini, rasio belanja pegawai di Dharmasraya telah men­capai sekitar 59 per­sen, jauh di atas batas ideal nasional sebesar 30 persen.

Baca Juga  Ibu Hajah Dibunuh Perampok

“Semakin tinggi rasio belanja pegawai, maka semakin kecil ruang fiskal yang tersedia untuk pembangunan,” ujar Annisa.

Menurutnya, tren pe­ningkatan belanja pegawai sudah terjadi dalam lima tahun terakhir. Bahkan sejak 2022, angkanya telah melampaui 40 persen dan terus meningkat hingga tahun 2025.

Ia juga mengungkapkan, sejak 2025 pemerintah daerah tidak lagi membuka formasi ASN baru sebagai upaya menahan laju kenaikan belanja pegawai. Namun demikian, dampak dari beban pegawai yang sudah terlanjur tinggi masih sangat dirasakan.

Annisa menegaskan, tingginya belanja pegawai ini berdampak langsung terhadap kemampuan daerah dalam membiayai pembangunan. Ia memperkirakan terdapat sekitar Rp251 miliar anggaran yang tidak dapat dimanfaatkan untuk pembangunan karena terserap untuk belanja pegawai.

Baca Juga  Andre Rosiade Kuasai 28 Persen Suara Padang

“Ini adalah realita yang harus kita sampaikan secara jujur. Artinya, kita harus bersama-sama mencari solusi agar kondisi ini tidak terus membebani APBD,” katanya.

Ia menambahkan, pemerintah daerah bersama DPRD telah membahas persoalan ini dan akan te­rus mencari langkah strategis untuk menyeimbangkan kembali struktur anggaran.

Melalui forum Musrenbang RKPD 2027 ini, Annisa berharap seluruh pemangku kepentingan da­pat memahami kondisi keua­ngan daerah dan bersama-sama merumuskan solusi guna meningkatkan efektivitas pembangunan di Kabupaten Dharmasraya. (dpr)