SOLOK, METRO— Cabang olahraga (cabor) Muaythai diharapkan menjadi ladang mendali bagi kontingen Kota Solok diajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumatera Barat 2026. Harapan ini bukan tanpa alasan. Di hari ke 5 Porprov XVI Sumbar 2026, banyak atlet Muaythai Kota Solok yang berlaga di babak final. Pelatih Muaythai Kota Solok, Andri mengatakan memasuki fase final, atlet Muaythai Kota Solok dituntut tampil maksimal untuk mengamankan posisi terbaik di kelas yang dipertandingkan. “Setidaknya dihari ke 5 Porprov ini , enam orang atlit Muaythai Kota Solok berlaga di partai final,” Andri ujarnya.
Dijelaskan Andri, persaingan pada putaran final diperkirakan berlangsung ketat karena setiap atlet membawa target dan ambisi yang sama untuk naik podium.
Sementara Ketua KONI Kota Solok, H. Rudi Horizon mengatakan Muaythai menjadi salah satu cabor yang diharapkan mampu memberikan kontribusi penting bagi perolehan medali kontingen Kota Solok. “Kita berharap Muaythai bisa memberikan yang terbaik, mudah-mudahan mampu menyumbangkan medali emas atau setidaknya masuk tiga besar,” ujar Rudi.
Menurutnya, capaian yang telah diraih kontingen Kota Solok sejauh ini menjadi tambahan motivasi bagi atlet untuk terus berjuang. Setiap kemenangan sangat berarti dalam upaya memperkuat posisi Kota Solok pada klasemen perolehan medali Porprov XVI Sumbar.
Rudi menegaskan, perjuangan kontingen Kota Solok tidak hanya bertumpu pada Munthay. Sebanyak 23 cabor yang berlaga di Kota Padang juga memiliki peluang untuk menyumbangkan prestasi bagi kontingen.
Ia meminta seluruh atlet yang bertanding tetap menjaga semangat, konsentrasi dan mental juara hingga pertandingan selesai. “Untuk seluruh cabor lainnya, kita juga berharap bisa meraih juara di setiap kelas atau nomor yang diperlombakan. Kita ingin seluruh atlet memberikan kemampuan terbaiknya demi kemenangan kontingen Kota Solok,” tegasnya.
Bagi KONI Kota Solok, setiap pertandingan merupakan bagian dari perjuangan bersama. Hasil yang diraih satu cabor akan menjadi tambahan kekuatan bagi kontingen secara keseluruhan dalam mengejar target prestasi Porprov XVI Sumatera Barat 2026. Bagi Muaythai, putaran final di Kota Padang menjadi momentum penting untuk membuktikan kesiapan atlet setelah melewati pertandingan sebelumnya. Fase ini bukan hanya soal kemampuan teknik, tetapi juga mental, strategi dan ketenangan dalam menghadapi pertandingan penentuan.
KONI Kota Solok berharap para atlet mampu memanfaatkan momentum tersebut dengan tampil maksimal dan membawa pulang hasil terbaik. Perjuangan 23 cabor yang berlaga di Kota Padang pun terus berlanjut. Dengan dukungan pelatih, ofisial dan seluruh kontingen, setiap atlet diharapkan mampu memberikan kontribusi terbaik demi mengangkat posisi Kota Solok pada Porprov XVI Sumbar 2026. (vko)






