METRO BISNIS

PLN UIP Sumbagteng Hadirkan Program Cahaya Edukasi dan Restorasi Daya, Perkuat Kualitas Pendidikan di Kepulauan Meranti

×

PLN UIP Sumbagteng Hadirkan Program Cahaya Edukasi dan Restorasi Daya, Perkuat Kualitas Pendidikan di Kepulauan Meranti

Sebarkan artikel ini

Kepulauan Meranti – Upaya meningkatkan kualitas pendidikan di wilayah kepulauan terus menjadi perhatian berbagai pihak. Di tengah perkembangan teknologi dan tuntutan peningkatan kualitas sumber daya manusia, sekolah tidak hanya membutuhkan sarana belajar yang memadai, tetapi juga ekosistem pendidikan yang mampu mendorong tumbuhnya budaya literasi, kreativitas, dan kemampuan adaptasi peserta didik terhadap perkembangan zaman.

Dalam konteks tersebut, PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Sumatera Bagian Tengah (UIP Sumbagteng) melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan PLN Peduli menghadirkan Program Cahaya Edukasi dan Restorasi Daya Anak Sekolah Riau di MA Mu’allimin Muhammadiyah Selat Panjang, Kabupaten Kepulauan Meranti. Program ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan sekaligus memperkuat kapasitas sekolah dalam menghadapi tantangan pembelajaran di era digital.

Melalui program ini, PLN UIP Sumbagteng tidak hanya menghadirkan dukungan berupa fasilitas pendidikan, tetapi juga mendorong penguatan kapasitas guru dan peserta didik. Program yang dijalankan mencakup penyediaan sarana literasi dan perangkat pembelajaran digital, pembangunan sudut literasi atau Literacy and Digital Corner, pelatihan guru terkait literasi digital dan metode pembelajaran inovatif, serta pendampingan kegiatan belajar dan literasi bersama komunitas maupun relawan pendidikan.

Rangkaian kegiatan tersebut dirancang untuk menciptakan lingkungan belajar yang lebih adaptif, inklusif, dan mampu menjawab kebutuhan pendidikan masa kini. Selain meningkatkan akses terhadap sumber belajar, program ini juga diharapkan dapat memperkuat budaya membaca dan literasi digital di lingkungan sekolah.

Baca Juga  Berhasil Comeback, Jakarta Electric PLN Tumbangkan Gresik Petrokimia Pupuk Indonesia

Kepala Sekolah, Abu Hamid, menyampaikan bahwa kehadiran Program Cahaya Edukasi dan Restorasi Daya memberikan dampak positif bagi sekolah maupun peserta didik. Menurutnya, dukungan yang diberikan tidak hanya memperkuat fasilitas pembelajaran, tetapi juga memberikan motivasi baru bagi siswa untuk terus belajar dan mengembangkan kemampuan mereka.

“Program ini menjadi bentuk perhatian nyata PLN terhadap dunia pendidikan. Kami merasakan bahwa dukungan yang diberikan tidak hanya membantu peningkatan fasilitas sekolah, tetapi juga memberikan motivasi bagi para siswa untuk semakin semangat dalam belajar dan mengembangkan potensi diri mereka,” ujar Abu Hamid.

Ia menambahkan bahwa keberadaan fasilitas literasi dan pembelajaran digital menjadi kebutuhan penting dalam mendukung proses pembelajaran yang lebih efektif. Dengan adanya dukungan tersebut, sekolah memiliki kesempatan lebih besar untuk menghadirkan pengalaman belajar yang menarik sekaligus relevan dengan perkembangan teknologi.

Sementara itu, Assistant Manager Komunikasi dan TJSL PLN UIP Sumbagteng, Muhammad Jamil, menegaskan bahwa program ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan PLN untuk hadir tidak hanya sebagai penyedia energi listrik, tetapi juga sebagai mitra pembangunan sosial yang berkontribusi terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat.

Baca Juga  Retret Nasional di Akmil, Ketua DPRD Sumbar Muhidi Siap Tajamkan Kinerja

“Pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang akan menentukan masa depan bangsa. Melalui Program Cahaya Edukasi dan Restorasi Daya Anak Sekolah Riau, PLN ingin menghadirkan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat, khususnya generasi muda yang sedang menempuh pendidikan. Kami berharap dukungan yang diberikan dapat menjadi energi positif yang mendorong semangat belajar sekaligus meningkatkan kualitas pendidikan di daerah,” ujar Muhammad Jamil.

Menurutnya, setiap program TJSL yang dijalankan PLN dirancang untuk memberikan dampak sosial yang nyata dan berkelanjutan. Karena itu, pelaksanaannya selalu disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat dan melibatkan berbagai pemangku kepentingan agar manfaat yang dihasilkan dapat dirasakan secara optimal.
Program Cahaya Edukasi dan Restorasi Daya Anak Sekolah Riau juga selaras dengan agenda Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4: Pendidikan Berkualitas, melalui penguatan fasilitas pembelajaran, peningkatan budaya literasi, serta pengembangan kapasitas tenaga pendidik dalam mendukung proses belajar yang lebih inovatif dan inklusif.

Ke depan, program ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas sarana pendidikan, tetapi juga mendorong lahirnya generasi muda yang lebih cakap literasi, adaptif terhadap perkembangan teknologi, dan siap menghadapi tantangan masa depan.

Melalui kolaborasi antara sekolah, masyarakat, dan dunia usaha, upaya membangun sumber daya manusia unggul di Kepulauan Meranti diharapkan dapat terus tumbuh secara berkelanjutan.(*)