METRO BISNIS

Perkuat Daya Saing UMKM Sagu di Selat Panjang, PLN UIP Sumbagteng Gelar Pelatihan Pengolahan dan Strategi Pemasaran

×

Perkuat Daya Saing UMKM Sagu di Selat Panjang, PLN UIP Sumbagteng Gelar Pelatihan Pengolahan dan Strategi Pemasaran

Sebarkan artikel ini

SELATPANJANG, METRO— Sagu telah lama menjadi salah satu komoditas unggulan di Kabupaten Kepulauan Meranti. Selain menjadi bagian dari identitas budaya masyarakat, potensi sagu juga dinilai mampu menjadi penggerak ekonomi lokal apabila diolah menjadi produk bernilai tambah dan dipasarkan secara lebih luas.

Di tengah persaingan usaha yang semakin kompetitif, pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dituntut tidak hanya mampu menghasilkan produk yang berkualitas, tetapi juga memiliki kemampuan me­ngem­bang­­kan inovasi serta me­­nyu­sun strategi pemasaran yang efektif. Pe­nguatan kapasitas pelaku UMKM menjadi langkah penting untuk meningkatkan daya saing produk lokal sekaligus mendorong pertumbuhan eko­no­mi masyarakat.

Berangkat dari sema­ngat tersebut, PT PLN (Persero) Unit Induk Pemba­ngunan Sumatera Bagian Tengah (UIP Sumbagteng) melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingku­ngan (TJSL) menggelar Sosialisasi Peningkatan Ka­pasitas UMKM Lokal: Pengolahan Produk Turunan Sagu dan Strategi Pemasaran di Selat Panjang, Kabupaten Kepulauan Meranti. Kegiatan ini diikuti oleh 30 pelaku UMKM sebagai upaya meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam mengembangkan usaha berbasis potensi daerah.

Sosialisasi menghadirkan Plt. Kepala Dinas Ko­perasi, Usaha Kecil dan Menengah dan Tenaga Ker­ja (Diskop UKM) Kabupaten Kepulauan Meranti, Eko Priyono, sebagai narasumber. Dalam pemapa­rannya, ia menjelaskan bahwa pe­ningkatan nilai tambah pro­duk menjadi salah satu kunci agar UM­KM mampu berkembang dan bersaing di pasar yang semakin dinamis.

Baca Juga  DPRD Tetapkan Perubahan APBD Tahun  2022

Menurut Eko, sagu memiliki peluang besar untuk dikembangkan menjadi beragam produk olahan yang memiliki nilai e­ko­nomi lebih tinggi. Namun, pengembangan produk per­­­lu diiringi dengan peningkatan kualitas, inovasi kemasan, penguatan me­rek, serta strategi pemasaran yang mampu men­jang­kau pasar lebih luas, termasuk melalui pemanfaatan platform digital.

Selama kegiatan, peserta memperoleh pembekalan mengenai teknik pengolahan produk turunan sagu, pengemba­ngan inovasi produk, pe­ngemasan yang menarik, pe­nyusunan identitas me­rek, hingga strategi pemasaran yang sesuai de­ngan per­kembangan pe­rilaku konsumen. Sesi diskusi dan berbagi pengalaman juga menjadi ruang bagi peserta untuk saling bertukar informasi me­ngenai tantangan dan peluang dalam me­ngem­bang­­kan usaha.

Assistant Manager Komunikasi dan TJSL PT PLN (Persero) UIP Sumbag­teng, Muhammad Jamil, mengatakan bahwa pemberdayaan UMKM merupakan salah satu fokus program TJSL perusahaan karena memiliki peran stra­tegis dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memperkuat perekonomian daerah.

“Melalui program TJSL ini, PLN UIP Sumbagteng ingin mendorong pelaku UMKM agar mampu mengoptimalkan potensi lokal menjadi produk yang memiliki nilai tambah dan daya saing. Sagu merupakan salah satu kekayaan daerah Kepulauan Meranti yang memiliki prospek besar untuk terus di­kembangkan. Kami berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kapasitas pelaku UMKM dalam me­ngolah produk sekaligus memperluas peluang pemasarannya,” ujar Muhammad Jamil.

Baca Juga  Tingkatkan PAD dan Kunjungan Wisatawan, Pemkab Pasaman bakal Bangun Plaza Oleh-Oleh

Ia menambahkan bahwa keberhasilan pemberdayaan masyarakat tidak hanya diukur dari terselenggaranya pelatihan, tetapi juga dari kemampuan peserta dalam menerapkan pengetahuan yang diperoleh untuk me­ngembangkan usahanya secara berkelanjutan.

“PLN berkomitmen meng­hadirkan manfaat yang tidak hanya melalui penyediaan listrik yang andal, tetapi juga melalui program-program pemberdayaan masyarakat. Kami berharap kolaborasi dengan pemerintah daerah dan para pelaku UMKM dapat terus diperkuat sehingga potensi lokal mampu berkembang menjadi sumber pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan,” tambahnya.

Melalui kegiatan ini, PLN UIP Sumbagteng berharap para pelaku UMKM semakin mampu mengembangkan produk turunan sagu yang berkualitas, inovatif, dan memiliki daya saing di pasar yang lebih luas. Program ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung pemberdayaan eko­nomi masyarakat melalui penguatan kapasitas usaha berbasis potensi lokal, sehingga mampu menciptakan nilai tambah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. (rgr/trl)