METRO SUMBAR

Pengabdian Masyarakat Matching Fund, Dosen Politani Payakumbuh Lakukan Edukasi dan Pengenalan Minuman Bionas pada Siswa SD di Nagari Halaban

×

Pengabdian Masyarakat Matching Fund, Dosen Politani Payakumbuh Lakukan Edukasi dan Pengenalan Minuman Bionas pada Siswa SD di Nagari Halaban

Sebarkan artikel ini
BAGIKAN MINUMAN— Mutia Elida bersama Tim MF Politeknik Pertanian Payakumbuh saat membagikan minuman sehat Bionas kepada anak-anak yang akan main bola di Nagari Halaban

Oleh: Ir. Mutia Elida, M.Si. (Ketua Tim Matching Fund Politeknik Pertanian Payakumbuh)

Dosen Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh bekerja sama dengan Mitra Pengabdian Matching Fund dari kelompok Lolo Makmur Nagari Halaban kembaliĀ  melaksanakan kegiatan edukasi dan peĀ­ngenalan produk Bionas. Baru-baru ini kegiatan eĀ­dukasi dan pengenalan bionas ditujukan kepada siswa SD di Nagari Halaban pada kegiatan lomba sepak bola Tingkat SD se Nagari Halaban.Ā  Kegiatan pengenalan produk BionasĀ  ini merupakan rangkaian kegiatan dari Program MF Tahun 2023 yang didanai oleh Dirjen Pendidikan Vokasi Kemdikbudristek bekerjaĀ­sama dengan Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh.

Target pada kegiatan ini adalah anak usia sekolah, dimana anak merupakan aset bangsa yang amat berharga dan merupakan generasi emas bangsa. Anak usia sekolah yang memasuki usia produktif merupakan salah satu kelompok sasaran yang perlu mendapat perhatian khuĀ­sus dalam penanganan pangan dan gizi, agar tercipta SDM yang unggul di masa depan. PerkembaĀ­ngan suatu daerah juga tentu sangat dipengaruhi oleh kulitas kesehatan anak yang pada masanya nanti akan menjadi pemimpin di daerahnya masing-masing. Untuk itu kesehatan anak terutama pada masa pertumbuhan atau usia dini dan usia sekolah mutlak harus diperhatikan.

Upaya yang dilakukan oleh Tim MF Politani dalam kontribusi meningkatkan kesehatan anak usia seĀ­kolah di lingkungan Lima Puluh Kota dilakukan deĀ­ngan membagikan minuman sehat berbahan baku lokal yaitu Nenas. Di nagari Halaban banyak ditanami Nenas, tepatnya di Jorong Ateh Laban. Minuman Bionas ini dibuat melalui proĀ­ses fermentasi sari buah Nenas dengan mengguĀ­nakan starter probiotik MI3 (Lactobacillus paracasei ssp paracasei).Ā  Selanjutnya dilakukan homogenisasi dan pengemasan, untuk sekarang ini sudah tersedia kemasan botol PET 80 ml dan kemasan plastic HDPE 80 ml.

Minuman Bionas merupakan minuman yang baĀ­nyak mengandung Vitamin C, B dan A, disamping itu juga mengandung mineral yaitu Fosfor dan Mangan yang dapat memperkuat tulang sehingga cocok untuk anak dengan aktivitas olahraga yang intens.Ā  KanĀ­dungan polifenol dan flavonoid pada sari buah nanas juga berfungsi sebagai antioksidan, dan dapat meningkatkan immune tubuh. Bakteri probiotik yang ditambahkan adalah bakteri baik yang bermanfaat untuk kesehatan terutama pencernaan seperti menĀ­cegah diare, konstipasi, flaĀ­tulensi, syndrome iritasi usus besar, dan meningĀ­katkan nafsu makan. PeĀ­ningkatan nafsu makan anak tentu beririsan deĀ­ngan penanggulangan stunting.

Baca Juga  Suardi Dt Rj Bujang Kembali Pimpin KAN Pauh IX

ā€Anak-anak jangan lupa selain kita harus sarapan dengan makanan sehat di pagi hari sebelum berangĀ­kat ke sekolah, kita juga harus rajin meminum minuman yang bermanfaat untuk kesehatan sehingga nilai plus dari minuman diperoleh dengan optimal,ā€ pesan ketua Tim MF.

Tim juga berharap kepada orang tua agar selalu memperhatikan kesehatan makanan anak-anak usia sekolahĀ  terutama saat ini banyak jajanan yang belum terjamin kesehatannya, sehingga perlu lebih selektif memilih jajanan untuk anak.

Banyak potensi di Nagari Halaban yang bisa ditonjolkan selain songket Halaban, air terjun, batang sinamar, seperti wisata pemandian Aie Baba. Cukup dengan merogoh kocek sebanyak Rp 3.000 maĀ­syarakat sudah bisa menikmati jernihnya air di pemandian alam ini. Tempat rekreasi keluarga ini memiliki potensi yang besar untuk dikembangkan lengkap dengan usaha kuĀ­liner, tentunya tidak lupa dengan minuman Bionas yang bisa dipadukan dengan pusat oleh-oleh lainnya dalam satu konsep yang terintegrasi.

Lebih lanjut dijelaskan oleh TIM bahwa Pemberdayaan masyarakat MatchĀ­ing Fund (MF) ini membutuhkan peranan lemĀ­baga bersama Mitra lain dalam hilirisasi hasil penelitian yang dapat dimanfaatkan secara optimal memberikan nilai tambah. Hal itu demi mendorong percepatan pembangunan pada wilayah dan mengikis kesenjangan dari berbagai pihak. Kalangan Perguruan Tinggi harus kolaborasi dengan pemerintah kabupaten dan industry/UMKM serta Masyarakat, guna mendukung terlaksananya pembangunan ekonomi yang merata di daerah.

Di lain pihak, masyaĀ­rakat sangat menyambut baik kehadiran program ini, khususnya anak-anak usia sekolah. Mereka merasa senang dan merasakan manfaat program ini. EduĀ­kasi yang memberikan tamĀ­bahan pengetahuan dan pengenalan produk dengan brand lokal serta manfaat yang diperoleh setelah mengkonsumsi proĀ­duk Bionas ini telah dirasakan oleh anak-anak.

Baca Juga  670 Ton Beras Bantuan Covid-19 Telah Disalurkan

Setelah pengenalan proĀ­duk ini, Masyarakat Nagari Halaban sudah bisa mendapatkan minuman ini dengan cara menghubungi pihak Lolo Makmur (Ibu Haltis Tanti) atau datang langsung ke lokasi usaha di Bangsal Pasca Panen Nenas di daerah Tembok (JaĀ­lan Lintas Payakumbuh-Lintau) sebelum kantor Walinagari Halaban.

Tim MF (Matching Fund) ini beranggotakan Ibu Ir. Mutia Elida, M.Si., Sri Aulia Novita, STP.MP, Olivia Darlis S.Si., MP, Yefsi Malrianti, S.TP.,M.TP dan Alfikri, SPt, M.Si. Program ini juga melibatkan 2 (Dua) orang mahasiswa yang menjalankan program MerĀ­deka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), dan 10 (sepuluh) orang mahasisĀ­wa yang ikut program ProĀ­ject Base Learning (PBL) pada Program Studi TekĀ­nologi Pangan.

Sementara itu PIC kegiatan, Ir. Mutia Elida, M.Si, mengatakan kegiatan program pengabdian kepada masyarakat melalui MF (Matching Fund) ini merupakan dampak terhadap peranan Institusi Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh terhadap lahirnya start-up agropreneur. MunĀ­culnya agropreneur di tengah masyarakat, diharapkan memberikan damĀ­pak terhadap peningĀ­katan produktivitas Nanas Halaban, meliputi kualitas produksi, aspek pemasaran dan aspek manajemen yang akhirnya bisa memberi peningkatan kesejahteraan masyarakat secara ekonomi.

Diharapkan dengan adaĀ­nya program ini, kesadaran orang tua akan semakin meningkat untuk memberikan makanan dan minuman yang sehat demi baiknya tumbuh kembang anak. Kegiatan ini juga telah memberikan edukasi dan peningkatan pengetahuan kepada mitra yang bergerak di bidang Usaha Kecil dan Menengah (UKM) bidang kuliner. DeĀ­ngan adanya program ini, diharapkan bisa memberikan dampak nyata secara ekonomis dalam peningkatan pendapatan bagi maĀ­syarakat sekitar lokasi peĀ­ngabdian. (***)