METRO PESISIR

Pemkab Perkuat Komitmen dalam Kehidupan Masyarakat yang Harmonis

×

Pemkab Perkuat Komitmen dalam Kehidupan Masyarakat yang Harmonis

Sebarkan artikel ini
FOTO BERSAMA— Bupati Padangpariaman, H. John Kenedy Azis, dengan Direktur Pelayanan Hak Asasi Manusia Kementerian Hak Asasi Manusia Republik Indonesia, Osbin Samosir, beserta rombongan di Ruang Kerja Bupati, kemarin.

PDG.PARIAMAN, METRO–Pemerintah Kabupaten Padangpariaman hingga kini terus memperkuat komitmennya dalam mewujudkan kehidupan ma­sya­rakat yang harmonis, damai, dan menjunjung tinggi nilai-nilai hak asasi manusia.  Komitmen tersebut ditunjukkan melalui pertemuan Bupati Padangpariaman, H. John Kenedy Azis, dengan Direktur Pelaya­nan Hak Asasi Manusia Kementerian Hak Asasi Ma­nusia Republik Indonesia, Osbin Samosir, beserta rombongan di Ruang Kerja Bupati, kemarin.

Kunjungan kerja tersebut turut didampingi Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hak Asasi Manusia Provinsi Sumatera Barat dan Riau, Dewi Nofyenti.

Pertemuan berlangsung dalam suasana penuh keakraban dengan agenda utama membahas koordinasi sekaligus penjajakan awal rencana pembentukan Kampung Rekonsiliasi dan Perdamaian di Kabupaten Padangpariaman.

Bupati John Kenedy Azis menyampaikan apresiasi atas kepercayaan dan perhatian Kementerian HAM RI yang menjadikan Padangpariaman sebagai salah satu daerah yang dipertimbangkan untuk pe­ngembangan program stra­tegis tersebut.

Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Padangpariaman siap memberikan dukungan penuh agar program ini dapat berjalan dengan baik hingga ke ting­kat nagari. “Kami sangat mendukung program Kampung Rekonsiliasi dan Perdamaian ini. Padangpariaman memiliki falsafah Adat Basandi Syarak, Sya­rak Basandi Kitabullah yang sejak lama menjadi pedoman hidup ma­sya­rakat.

Baca Juga  Wabup Padangpariaman Buka Penyuluhan Hukum Karyawan

Nilai-nilai musyawarah, toleransi, persaudaraan, dan penyelesaian perso­alan melalui mufakat telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat kami. Program ini akan semakin memperkuat nilai-nilai ter­sebut,” ujar Bupati.

Ia juga menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, pemerintah nagari, serta seluruh elemen masyarakat menjadi kunci keberhasilan dalam membangun budaya damai yang berkelanjutan.

Sementara itu, Direktur Pelayanan HAM RI, Osbin Samosir, menjelaskan bahwa Kampung Rekonsiliasi dan Perdamaian merupakan salah satu program strategis Kementerian HAM yang bertujuan mem­bangun budaya da­mai, mencegah potensi konflik sosial, serta mendorong penyelesaian berbagai per­­­­soalan ma­sya­rakat me­lalui pendekatan dialog, rekonsiliasi, dan penghormatan terhadap hak asasi manusia.

Menurutnya, Kabupaten Padangpariaman dipilih karena memiliki kekuatan kearifan lokal yang masih terpelihara dengan baik serta budaya mu­syawarah yang menjadi modal penting dalam menciptakan kehidupan ma­syarakat yang harmonis.

“Kami melihat Padangpariaman memiliki modal sosial dan budaya yang sangat kuat. Harapan kami, nagari-nagari di sini dapat menjadi pilot project Kampung Rekonsiliasi dan Perdamaian di Sumatera. Nantinya akan dilakukan pelatihan, penguatan ka­pasitas, serta pendampi­ngan bagi perangkat nagari, tokoh adat, tokoh agama, dan unsur ma­sya­rakat la­innya,” jelas Osbin.

Baca Juga  Pencairan Gaji THR dan TPP, BPKPAD Pessel Tunggu Hasil Harmonisasi  Ranperbup dengan Kemenkum

Senada dengan hal ter­sebut, Kepala Kantor Wi­layah Kementerian HAM Provinsi Sumatera Barat dan Riau, Dewi Nofyenti, menyatakan kesiapan jajarannya untuk mendampingi Pemerintah Kabupaten Padangpariaman dalam setiap tahapan pelaksanaan program, mulai dari proses persiapan hingga implementasi di tingkat nagari.

Melalui koordinasi awal ini, Pemerintah Kabupaten Padangpariaman menargetkan sedikitnya satu nagari di setiap kecamatan dapat ditetapkan sebagai Kampung Rekonsiliasi dan Perdamaian pada tahun 2026. Program tersebut diharapkan menjadi model penyelesaian persoalan sosial berbasis dialog, ke­arifan lokal, dan nilai-nilai hak asasi manusia, sehingga mampu memperkuat persatuan, menjaga ke­rukunan, serta menciptakan lingkungan ma­sya­rakat yang semakin aman, damai, dan inklusif. Turut mendampingi Bupati da­lam pertemuan tersebut Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Rudi Rahmat serta Kepala Bagian Hukum Setdakab Padang­pariaman Riki Zakaria. (efa)