METRO PESISIR

Padangpariaman Siapkan Manajemen Talenta ASN, JKA: Tak Ada Lagi Pegawai Titipan!

×

Padangpariaman Siapkan Manajemen Talenta ASN, JKA: Tak Ada Lagi Pegawai Titipan!

Sebarkan artikel ini
MANAJEMEN TALENTA ASN— Bupati Padangpariaman John Kenedy Azis saat mengikuti Ekspos Manajemen Talenta di Kantor Badan Kepegawaian Negara (BKN), Jakarta.

PDG.PARIAMAN, METRO— Pemerintah Kabupaten Padangpariaman terus men­dorong pembenahan tata kelola aparatur sipil negara (ASN) agar semakin profesional, berbasis kompetensi, kinerja, dan potensi. Salah satu langkah yang kini dipersiapkan adalah penerapan manajemen talenta ASN sebagai bagian dari sistem pengembangan karier a­paratur di daerah. Komitmen tersebut ditunjukkan Bupati Padangpariaman  John Kenedy Azis saat mengikuti Ekspos Manajemen Talenta di Kantor Ba­dan Kepegawaian Negara (BKN), Jakarta, kemarin.

Bupati Padangpariaman hadir didampingi Sekretaris Daerah Hendra Aswara, Kepala BKPSDM Indra Utama, Kepala BPKD M. Fadhly, serta Plt. Inspektur Hendri Satria. Kehadiran rombongan Pemerintah Kabupaten Padangpariaman mendapat sambutan dari jajaran BKN. Da­lam kegiatan tersebut, Wa­kil Kepala BKN bersama jajaran memaparkan konsep, mekanisme, serta a­rah penerapan manajemen talenta dalam pengelolaan ASN.

Manajemen talenta me­rupakan pendekatan strategis dalam pengelolaan ASN melalui proses identifikasi, pemetaan, pe­ngembangan, dan penempatan pegawai berdasarkan kompetensi, kinerja, potensi, serta kebutuhan organisasi. Melalui pendekatan tersebut, pengembangan karier ASN diarahkan tidak hanya berdasarkan masa kerja maupun pertimbangan administratif, tetapi juga mempertimbangkan kemampuan dan potensi masing-masing aparatur. Dengan demikian, pemerintah memiliki dasar yang lebih kuat da­lam menyiapkan kader, mengembangkan kompetensi, sekaligus menempatkan ASN sesuai kebutuhan organisasi.

Bupati Padangpariaman menyambut baik penerapan manajemen talenta tersebut. Menurutnya, sistem ini sejalan dengan kebutuhan Pemerintah Ka­bupaten Padangpariaman dalam membangun bi­ro­krasi yang profesional, objektif, dan mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

”Kita menyambut baik manajemen talenta ini. Kita akan pelajari dan mencoba menerapkannya di Ka­bupaten Padangpariaman, sehingga pengelolaan ASN kita semakin berbasis kompetensi, kinerja dan potensi yang dimiliki masing-masing aparatur,” ujarnya.

Baca Juga  265 Orang Napi dapat Remisi, Wako Pariaman: Ingat, Harus Selalu Bersikap Baik

Menurutnya, kualitas pemerintahan sangat di­tentukan oleh kualitas sum­ber daya manusia yang menjalankan roda pemerintahan. Karena itu, potensi dan kompetensi ASN harus dikelola secara sistematis agar dapat mem­berikan kontribusi maksimal bagi organisasi dan masyarakat. ”Kita ingin ASN Padangpariaman benar-benar ditempatkan sesuai kemampuan dan bidang keahliannya. Kalau orang yang tepat berada pada posisi yang tepat, tentu kinerja organisasi juga akan semakin baik,” lanjutnya.

Bupati Padangpariaman juga menilai manajemen talenta dapat menjadi instrumen penting dalam menyiapkan ASN yang memiliki kapasitas untuk mengisi posisi-posisi stra­tegis di lingkungan pemerintahan. Dengan pemetaan talenta yang baik, pemerintah dapat mengetahui ASN yang memiliki kompetensi dan potensi untuk dikembangkan, sekaligus menyiapkan pola pengembangan karier yang lebih terarah.

Kepala BKN Apresiasi Komitmen Bupati Padangpariaman Usai kegiatan ekspos, Bupati Padangpariaman bersama rombo­ngan melakukan silaturahmi sekaligus koordinasi de­ngan Kepala BKN Prof. Zu­dan Arif Fakrulloh. Dalam pertemuan tersebut, Zu­dan mengapresiasi komitmen Bupati JKA yang secara langsung mendorong dan mendukung penerapan manajemen talenta di Kabupaten Padangpariaman. Menurut Zudan, ma­najemen talenta merupakan bagian penting dalam membangun sistem karier ASN yang memberikan kesempatan secara lebih terbuka dan adil kepada setiap aparatur untuk be­rkembang dan mengikuti pengisian jabatan sesuai kompetensi yang dimiliki.

Penerapan manajemen talenta, lanjutnya, juga mendorong ASN untuk terus meningkatkan kompetensi serta menunjukkan kinerja yang sesuai dengan ekspektasi orga­nisasi. Dengan sistem tersebut, ASN memiliki ruang yang lebih jelas untuk mengembangkan karier berdasarkan kompetensi, potensi, dan kinerja yang terukur.

Baca Juga  Hari Ini, Gratis Naik Kereta Api

Sekretaris Daerah Ka­bupaten Padangpariaman Hendra Aswara mengatakan, hasil pertemuan Bupati Padangpariaman dengan Kepala BKN akan segera ditindaklanjuti di daerah. Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Padangpariaman akan menggelar sosialisasi manajemen talenta pada Senin, 28 September 2026, sebagai langkah awal untuk menyamakan persepsi seluruh pihak terkait penerapannya dalam sistem manajemen ASN di daerah.

”Kita akan tindak lanjuti pertemuan Bupati de­ngan Kepala BKN ini dengan mengadakan sosialisasi manajemen talenta pada hari Senin, 28 September. Kita ingin menyamakan persepsi terkait kemudahan penerapan ma­najemen ASN, khususnya dalam membangun sistem karier di Padangpariaman,” ujar Hendra.

Ia menegaskan, penerapan manajemen talenta diarahkan untuk membangun sistem karier ASN yang lebih objektif dengan mengedepankan kompetensi dan kinerja. ”Jadi, tidak ada lagi istilah pegawai titipan. Kita me­ngedepankan kompetensi dan kinerja ASN,” tegasnya.

Hendra menambahkan, penerapan manajemen talenta membutuhkan kesiapan sistem, data, serta komitmen seluruh perangkat daerah. Karena itu, sosialisasi dan penyamaan persepsi menjadi tahapan penting sebelum sistem tersebut diterapkan secara lebih luas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pa­dangpariaman. Bupati JKA menegaskan, apa yang dipelajari dalam ekspos bersama BKN akan menjadi bahan untuk dikaji dan disiapkan lebih lanjut di daerah. (efa)