AGAM, METRO–Pemerintah Kabupaten Agam melakukan pengawasan terhadap keamanan dan mutu pangan segar di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Lubuk Basung, Selasa. Langkah ini dilakukan untuk memastikan makanan dalam program Makanan Bergizi Gratis (MBG) memenuhi standar yang telah ditetapkan.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Agam, Rosva Deswira, mengatakan pengawasan dilakukan dengan menurunkan tim terpadu ke lokasi SPPG.
“Pengawasan dalam rangka memastikan pangan yang disediakan bagi penerima manfaat memenuhi standar keamanan dan mutu,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pengawasan tidak hanya difokuskan pada bahan pangan, tetapi juga mencakup proses penanganan, sanitasi, dan higiene. Selain itu, tim juga memeriksa kelayakan sarana dan prasarana pendukung, seperti ruang penyimpanan, peralatan, serta fasilitas pengolahan.
Hal tersebut penting untuk mencegah terjadinya cemaran serta menjaga kualitas makanan yang disediakan kepada masyarakat.
“Ini yang kita lakukan di SPPG tersebut sehingga makanan yang disediakan higienis,” katanya.
Selain melakukan pengawasan, tim terpadu juga memberikan edukasi kepada pengelola SPPG terkait penerapan prinsip keamanan pangan. Edukasi tersebut meliputi pentingnya menjaga kebersihan peralatan, penggunaan air bersih, serta upaya pencegahan kontaminasi silang.
Menurut Rosva, langkah ini bertujuan agar standar keamanan pangan tidak hanya dipenuhi saat pengawasan berlangsung, tetapi juga menjadi kebiasaan dalam operasional sehari-hari.
“Saya meminta agar seluruh tahapan, mulai dari penerimaan bahan baku hingga distribusi, dilakukan sesuai standar yang berlaku,” tegasnya.
Sebagai Ketua Otoritas Kompeten Keamanan Pangan Daerah (OKKPD) Agam, ia juga menekankan pentingnya memastikan bahan pangan yang digunakan dalam kondisi segar dan aman. Hal itu harus didukung oleh sarana dan prasarana yang memadai, penerapan sanitasi secara konsisten, serta pencatatan sederhana untuk memudahkan penelusuran.
Pengawasan ini akan dilakukan secara berkala guna menjamin keamanan pangan sekaligus mendukung peningkatan status gizi masyarakat di Kabupaten Agam. (pry)






