AGAM, METRO— Ketua TP-PKK Kabupaten Agam, Ny. Merry Benni Warlis, menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Ketua dan Sekretaris Tim Penggerak PKK kabupaten/kota se-Sumatera Barat tahun 2026. Kegiatan tersebut digelar di Aula Kantor Gubernur Sumatera Barat pada Selasa (7/4).
Dalam kesempatan itu, Ny. Merry didampingi Sekretaris TP-PKK Kabupaten Agam, Susi Rahman. Rakor ini diikuti oleh seluruh Ketua dan Sekretaris TP-PKK dari berbagai daerah di Sumatera Barat.
Sekretaris TP-PKK Provinsi Sumatera Barat, Muktamar Yenny, menjelaskan bahwa kegiatan ini mengusung tema “Penguatan Pelaksanaan 10 Program Pokok PKK Melalui Asta Cita dalam Mewujudkan Indonesia Emas 2045.” Tema tersebut menjadi landasan dalam memperkuat peran PKK dalam pembangunan.
Menurutnya, rakor ini bertujuan untuk meningkatkan koordinasi gerakan PKK di tingkat provinsi hingga kabupaten/kota. Selain itu, kegiatan ini juga memberikan pemahaman lebih mendalam kepada pengurus terkait tugas, fungsi, serta peran strategis PKK dalam mendukung program pemerintah.
Ia menambahkan, rakor ini juga menjadi wadah untuk menyamakan persepsi dalam pelaksanaan 10 Program Pokok PKK, memperkuat sinergi antara TP-PKK provinsi dan daerah, serta mendorong kontribusi PKK dalam mendukung program Asta Cita menuju Indonesia Emas 2045.
Selain itu, kegiatan ini dimanfaatkan untuk mengevaluasi pelaksanaan program kerja PKK di daerah, menyinergikan program provinsi dan kabupaten/kota, serta menyosialisasikan petunjuk teknis pelaksanaan lomba Gerakan PKK.
Sementara itu, Ketua TP-PKK Provinsi Sumatera Barat, Ny. Harneli Mahyeldi, dalam sambutannya menekankan pentingnya rakor sebagai sarana memperkuat koordinasi dan sinergi antar pengurus PKK di seluruh wilayah Sumatera Barat.
Menurutnya, tema yang diangkat dalam rakor ini mencerminkan komitmen bersama untuk terus berkontribusi dalam pembangunan melalui program-program PKK yang sejalan dengan kebijakan pemerintah.
“Peran PKK sangat strategis karena langsung menyentuh keluarga sebagai pondasi utama pembangunan. Ketika 10 Program Pokok PKK berjalan dengan baik, sejatinya kita sedang membangun masa depan bangsa,” ujarnya.
Ia menjelaskan, 10 Program Pokok PKK menjadi dasar dalam mewujudkan keluarga yang mandiri dan sejahtera. Program tersebut mencakup berbagai aspek kehidupan, mulai dari pengamalan nilai Pancasila, gotong royong, pemenuhan kebutuhan pangan dan sandang, hingga pendidikan, kesehatan, lingkungan hidup, dan perencanaan keluarga.
Ny. Harneli juga menegaskan bahwa PKK memiliki peran penting dalam membantu pemerintah menciptakan masyarakat yang produktif dan berdaya saing. Untuk itu, pelaksanaan program harus dilakukan secara terintegrasi, inovatif, dan berkelanjutan.
Ia juga mengingatkan agar setiap program PKK selaras dengan prioritas pembangunan daerah, sehingga keberadaan PKK benar-benar menjadi bagian dari sistem pembangunan.
“Kami mengajak seluruh Ketua TP-PKK kabupaten/kota untuk memperkuat komunikasi dengan OPD terkait agar program PKK dapat terintegrasi dengan program pembangunan daerah,” katanya.
Melalui rakor ini, diharapkan tercipta kesamaan langkah dan strategi dalam menjalankan 10 Program Pokok PKK. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi ajang untuk meningkatkan wawasan, mempererat silaturahmi, serta berbagi pengalaman antar pengurus PKK di Sumatera Barat. (pry)






