BERITA UTAMA

Pejalan Kaki Tewas Terserempet Kereta Api

×

Pejalan Kaki Tewas Terserempet Kereta Api

Sebarkan artikel ini
EVAKUASI— Warga mengevakuasi korban Dani (62) yan tewas terserempet kereta api di Korong Kasai, Kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padangpariaman,

PDG.PARIAMAN, METRO–Tragis. Seorang pria yang sudah berusia lanjut tewas tertabrak kereta api saat berjalan kaki di sekitar perlitasan rel kereta, Korong Kasai, Nagari Kasang, Kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padangparia­man, Senin (2/10) sekitar pukul 15.00 WIB.

Sebelum meninggal, korban bernama Dani (62) yang merupakan warga Dusun Tangah, Korong Kasai, Nagari Kasang, ini terkapar dengan kondisi kritis bersimbah darah di tepi rel. Warga pun langsung mendatangkan ambulanas untuk membawa korban ke rumah sakit.

Tak berselang lama, ambulans pun tiba di lokasi. Korban pun dievakuasi ke RSUP M Djamil Padang untuk mendapatkan pertolongan medis. Namun, belum sempat mendapatkan penanganan, korban ternyata sudah meninggal dunia dan. Sehingga, je­nazah korban diserahkan kepada keluarga untuk dikebumikan.

Baca Juga  Satgas BLBI Sita 124 Hektare Lahan Tommy Soeharto di Karawang

Kapolsek Batang Anai, Iptu Manahan Afrianto Simatupang mengatakan, setelah mendapat laporan adanya kecelakaan itu, pihaknya langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah TKP dan membantu mengevakuasi korban yang kondisinya mengalami luka parah.

“Korban memang sempat dilarikan ke rumah sakit di Padang. Tapi, karena kondisinya sangat parah dengan luka di beberapa bagian tubuhnya, korban ini tak dapat diselamatkan dan meninggal dunia,” ung­­kap Iptu Manahan Af­rianto Simatupang.

Dijelaskan Iptu Manahan Afrianto Simatupang, kecelakaan berawal saat korban Dani sedang berjalan kaki di sekitar perlintasan kereta. Namun, korban sempat terkejut  saat datang kereta api dari arah Kota Padang, tapi korban tidak bisa lagi mengelak hingga diserempet kereta api.

Baca Juga  Pasien Covid-19 dari Pasbar Dinyatakan Negatif

“Korban ini terpental ke samping rel usai diserempet kereta api.  Peristiwa itu juga sempat terlihat oleh sejumlah saksi. Sebelum diserempet, warga sudah meneriaki korban karena ada kereta api yang akan lewat, tapi korban terlambat menghindar hingga terserempet,” ujarnya.

Atas kejadian ini, Iptu Manahan Afrian­to Simatupang menuturkan, korban setelah dibersihkan di RSUP M Djamil Padang, kemudian diserahkan kepada pihak keluarga.

“Kami mengimbau ma­syarakat untuk berhati-hati dan meningkatkan kewaspadaan saat berjalan kaki di tepi rel kereta api maupu saat melintasi rel kereta api,” tutupnya. (ozi)