METRO PESISIR

Padang Pariaman Raih WTP ke-13 Kalinya

×

Padang Pariaman Raih WTP ke-13 Kalinya

Sebarkan artikel ini
PENGHARGAAN— Kepala Perwakilan BPK Provinsi Sumatera Barat, Sudarminto Eko Putra, serahkan penghargaan pada Bupati Padangpariaman John Kenedy Azis.

PDG.PARIAMAN, METRO–Pemerintah Kabupaten Padangpariaman kembali menegaskan komitmennya dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan akuntabel. Ke­napa ntidak, kemarin, untuk ke-13 kalinya, Kabupa­ten Padangpariaman sukses meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Ke­uangan (BPK) Republik Indonesia atas Laporan Ke­uangan Pemerintah Dae­rah (LKPD) tahun anggaran 2025.

Capaian prestisius ter­sebut menjadi bukti konsistensi dan keseriusan Pemerintah Kabupaten Padangpariaman dalam mengelola keuangan daerah secara transparan, profesional, dan sesuai de­ngan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Penghargaan itu dise­rahkan langsung oleh Kepala Perwakilan BPK Pro­vinsi Sumatera Barat, Sudarminto Eko Putra, S.E., M.M., CSFA., CFrA, kepada Bupati Padangpariaman John Kenedy Azis dalam kegiatan penyerahan La­poran Hasil Pemeriksaan (LHP) atas LKPD tahun anggaran 2025 yang berlangsung di Kantor BPK Perwakilan Provinsi Suma­tera Barat, Padang.

Turut mendampingi Bupati dalam kesempatan tersebut, Ketua DPRD Pa­dangpariaman Aprinaldi, Penjabat Sekretaris Dae­rah Hendra Aswara yang juga selaku Inspektur, Kepala BPKD M. Fadhly, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Zahirman, ser­­ta Plt Kepala Kantor Kesbangpol Kabupaten Padangpariaman, Lilis.

Bupati Padangpariaman John Kenedy Azis me­nyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada seluruh jajaran pemerintah daerah atas keberhasilan mempertahankan opini tertinggi dalam audit ke­uangan tersebut.

Baca Juga  Kota Pariaman, Kota Ramai Banyak Iven

“Alhamdulillah, opini WTP ke-13 ini merupakan hasil kerja keras, sinergi, dan komitmen seluruh pe­rangkat daerah dalam men­jalankan pengelolaan ke­uangan yang akuntabel dan transparan,” ujar JKA.

Menurutnya, capaian ini bukan sekadar prestasi administratif, tetapi juga menjadi cerminan kuatnya komitmen pemerintah da­erah dalam membangun budaya birokrasi yang bersih, profesional, dan berorientasi pada pelayanan publik.

Ia menegaskan, raihan WTP harus menjadi motivasi untuk terus mening­katkan kualitas tata kelola pemerintahan, sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap kinerja pemerintah daerah.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Padangpariaman, kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh stakeholder, DPRD, jajaran OPD, dan seluruh pihak yang telah bekerja keras mempertahankan opini WTP ini. Ke depan, ini menjadi tanggung jawab bersama untuk terus menjaga dan meningkatkan kualitas pengelolaan ke­uangan daerah,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Perwakilan BPK Sumbar Sudarminto Eko Putra menjelaskan opini yang diberikan merupakan pernya­taan profesional atas laporan keuangan pemerintah daerah. Ia juga mengingatkan pemerintah daerah untuk segera menindaklanjuti temuan dalam Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) dalam jangka waktu 60 hari.

Baca Juga  Masyarakat Diajak Sukseskan Pilkada Damai dan Sehat

“Rencana aksi atas LHP ini harus dilaksanakan oleh pemerintah daerah dalam waktu 60 hari, termasuk penyampaian surat pernyataan, penyetoran pe­ngembalian ke kas daerah, dan pelaksanaan reko­men­­dasi lainnya,” tegas Sudarminto.

Di sisi lain, Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Padangpariaman Hendra Aswara mengatakan LKPD Tahun Anggaran 2025 memuat sejumlah la­poran penting, mulai dari Laporan Realisasi Anggaran, Neraca, Laporan O­perasional hingga Catatan atas Laporan Keuangan.

Menurut Hendra, Pemerintah Kabupaten Pa­dangpariaman berkomitmen mempertahankan o­pini WTP pada tahun-tahun mendatang.

“Alhamdulillah, sesuai arahan Bupati dan Wakil Bupati, kita berkomitmen untuk terus mempertahankan opini WTP. Terima ka­sih atas dukungan seluruh pihak serta doa ma­sya­rakat ranah dan rantau,” ujar Hendra.

Dengan torehan opini WTP ke-13 secara berturut-turut ini, Pemerintah Kabupaten Padangpariaman kembali menunjukkan konsistensinya sebagai daerah yang mampu menjaga integritas pengelolaan keuangan, memperkuat transparansi, serta menghadirkan pemerintahan yang semakin berkualitas dan dipercaya masyarakat (efa)