SOLOK/SOLSEL

Optimalisasi UPZ Masjid, Pemkab dan Baznas Solsel Dorong Penghimpunan ZIS Lebih Maksimal

×

Optimalisasi UPZ Masjid, Pemkab dan Baznas Solsel Dorong Penghimpunan ZIS Lebih Maksimal

Sebarkan artikel ini
OPTIMALKAN PERANAN UPZ— Pemerintah Kabupaten bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Solok Selatan terus mendorong optimalisasi peran Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di masjid. I

PADANG, ARO, METRO–Pemerintah Kabupaten bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Solok Selatan terus mendorong optimalisasi peran Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di masjid. Ini menjadi upaya untuk meningkatkan penghimpunan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) sekaligus memperkuat program pe­ngentasan kemiskinan.

Bupati Solok Selatan H. Khairunas menegaskan bahwa zakat merupakan ajaran yang mengandung nilai kepedulian dan keadilan sosial. Menurutnya, zakat tidak hanya berfungsi membersihkan harta, tetapi juga menjadi sarana membantu masyarakat yang membutuhkan, mengurangi kesenjangan so­sial, serta memperkuat perekonomian umat.

“Di tengah berbagai tantangan ekonomi yang dihadapi masyarakat, za­kat memiliki potensi besar sebagai instrumen pemberdayaan. Apabila dike­lola secara profesional, transparan, dan akuntabel, zakat mampu menjadi ke­kuatan dalam mengentaskan kemiskinan, me­ning­katkan kesejahteraan ma­syarakat, mendukung pendidikan, pelayanan kesehatan, hingga penanggula­ngan bencana,” kata Khai­runas dalam sambutannya pada kegiatan Optimalisasi Pengumpulan Zakat, Infak, Sedekah (ZIS) UPZ Masjid di Hotel Pesona Alam Sangir, kemarin..

Menurutnya, masjid me­­miliki peran strategis, tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat pembinaan umat, dakwah, pendidikan, dan pemberdayaan ma­syarakat.

Baca Juga  Kasus Covid-19 di Kota Solok Makin Menanjak

Karena itu, keberadaan UPZ di masjid dinilai sa­ngat penting dalam me­ningkatkan kesadaran ma­syarakat untuk menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui lembaga resmi sehingga penyalurannya lebih terarah dan memberikan manfaat yang lebih luas.

Ia mengajak seluruh pengurus masjid menjadi mitra strategis Baznas da­lam mengedukasi ma­sya­rakat mengenai pentingnya menunaikan zakat sesuai syariat Islam sekaligus mendukung pembentukan dan penguatan UPZ di masjid.

“Pemerintah Kabupa­ten Solok Selatan berkomitmen terus mendukung tata kelola zakat melalui ko­laborasi bersama Baznas. Semoga kegiatan ini menjadi momentum memper­kuat komitmen bersama dalam membangun gerakan sadar zakat di Solok Selatan dengan pengelolaan yang transparan, a­kuntabel, dan sesuai ketentuan,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Baznas Solok Selatan, Zulfajriadi, mengatakan saat ini telah terbentuk sekitar 40 UPZ di berbagai wilayah di Solok Selatan. Namun, dari jumlah tersebut baru sekitar 10 UPZ masjid yang secara konsisten aktif meng­­himpun dana ZIS.

Baca Juga  Hari Lingkungan Hidup, Momen Peningkatan Kesadaran  dan Kepedulian Terhadap Lingkungan

“Kondisi ini menjadi dasar bagi Baznas untuk terus melakukan sosialisasi, optimalisasi, dan akselerasi peran UPZ masjid. Tujuannya adalah menggali potensi zakat, infak, dan sedekah yang ada di Solok Selatan agar volume penghimpunan semakin meningkat, sekaligus mendorong keaktifan UPZ di setiap nagari,” paparnya.

Selain meningkatkan penghimpunan dana umat, lanjutnya, Baznas juga terus memperkuat kapasitas pengurus agar pengelolaan zakat berjalan secara amanah, transparan, dan akuntabel sehingga kepercayaan masyarakat terhadap lembaga pengelola zakat semakin meningkat. Senada, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Solok Selatan Fitriyoni menegaskan bahwa Baznas dan UPZ merupakan instrumen penting da­lam pengumpulan sekaligus pendistribusian zakat kepada masyarakat yang berhak menerimanya. Untuk itu, ia berharap pengurus UPZ masjid tidak ha­nya aktif menghimpun za­kat, tetapi juga memastikan pendistribusiannya tepat sasaran karena pengurus masjid merupakan pihak yang paling memahami kondisi masyarakat di ling­kungannya. (jef)