OLAHRAGA

Olahraga Jadi Jembatan Mendorong Kesetaraan bagi Anak Penyandang Disabilitas

×

Olahraga Jadi Jembatan Mendorong Kesetaraan bagi Anak Penyandang Disabilitas

Sebarkan artikel ini
KONFERENSI PERS— Konferensi pers Run For Equality 2026.

JAKARTA, METRO–Kesadaran akan pen­tingnya ruang olahraga yang inklusif semakin men­dapat perhatian. Melalui sebuah kegiatan lari yang melibatkan berbagai kala­ngan masyarakat, pesan tentang kesetaraan ke­sempatan bagi anak-anak, termasuk penyandang disabilitas, kembali digaungkan.

Plan Indonesia kembali menghadirkan fun run bertajuk Run for Equality 2026, acara lari inklusif yang akan diadakan pada 26 Juli 2026 di Senayan Park, Jakarta dengan kategori jarak 3K, 5K, dan 10K. Mengusung semangat E­qual Steps, Equal Play, Run for Equality 2026 untuk menciptakan ruang olahraga yang aman dan setara bagi seluruh anak khususnya anak perempuan dan disabilitas.

Inisiatif ini menjadi pen­ting mengingat tanta­ngan inklusivitas yang di­hadapi penyandang di­sabilitas di Indonesia ma­sih tergolong tinggi.

Meski Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016 telah menjamin hak-hak pe­nyan­dang disabilitas, ber­bagai tantangan masih ditemukan dalam kehidupan sehari-hari. Data Ba­dan Pusat Statistik (BPS) dan Kementerian Koordinator Bidang Pembangu­nan Ma­nusia dan Kebudayaan menunjukkan ha­nya 17,2 persen penyandang disabilitas usia pro­duktif yang memiliki akses terhadap pendidikan formal. Selain itu, lebih dari separuh penyandang disabilitas di Indonesia masih menghadapi hambatan dalam mengakses layanan dasar seperti pendidikan, kesehatan, pekerjaan, hingga ruang publik yang inklusif dan aman.

“Melalui Run for Equality 2026, kami ingin mendorong terciptanya ruang olahraga dan ruang publik yang lebih inklusif, di mana setiap anak dan kaum mu­da, termasuk penyandang disabilitas, memiliki ke­sempatan yang sama untuk berpartisipasi, berma­in, dan berkembang tanpa diskriminasi,” ujar Direktur Eksekutif Plan Indonesia, Dini Widiastuti.

Baca Juga  Sumaya Bawa Pulang Perak untuk Indonesia dari Teqball

Komisioner Komnas Disabilitas, Jonna Aman Damanik, turut menekankan pentingnya memastikan ruang publik dan ke­giatan olahraga dapat diakses oleh semua orang tanpa terkecuali.

“Inklusivitas bukan ha­nya tentang menghadirkan penyandang disabilitas dalam sebuah kegiatan, tetapi memastikan mereka dapat berpartisipasi secara bermakna, aman, dan setara. Inisiatif seperti Run for Equality menjadi pen­ting untuk mendorong kesadaran publik bahwa olah­raga adalah hak semua o­rang,” ujarnya.

Dukungan terhadap ge­rakan inklusivitas melalui olahraga juga datang dari sektor swasta. Michelle Marietta Secoa selaku Sustainability Lead UNIQLO Indonesia menyampaikan bahwa kolaborasi lintas sektor memiliki peran pen­ting dalam menciptakan lingkungan yang lebih inklusif bagi semua kalangan.

“Kami percaya bahwa olahraga memiliki kekuatan untuk menyatukan ba­nyak orang dan memba­ngun rasa percaya diri. Karena itu, penting bagi kita semua untuk terus menciptakan ruang yang lebih terbuka, nyaman, dan inklusif bagi anak-anak dan kaum muda, termasuk pe­nyandang disabilitas,” u­jarnya.

Bagi Mama Diva, peserta penyandang disabilitas rare disease (seckel syndrome) yang turut ambil bagian dalam Run for Equality 2024 dan 2025, acara ini memiliki makna le­bih dari sekadar kegiatan olahraga. “Run for Equality membuat saya merasa diterima dan dipercaya bahwa saya juga bisa ikut berpartisipasi seperti yang lain. Semoga semakin banyak ruang yang ramah dan inklusif untuk teman-teman disabilitas agar kami bisa lebih percaya diri dan berani menunjukkan potensi kami,” ungkapnya.

Baca Juga  Jordi Alba Jadi Rekrutan Ketiga Inter Miami

Selain mengangkat isu kesetaraan dan inklusi, Run For Equality 2026 juga meng­hadirkan kampanye penggalangan dana (fundraising) untuk mendukung penyediaan alat bantu dan fasilitas pendukung disabi­litas bagi anak-anak dengan disabilitas di Nusa Tenggara Timur melalui platform Kitabisa.com

Vikra Ijas, CEO Kitabisa Group menjelaskan bahwa selain berkontribusi untuk membantu akses anak-anak di NTT, setiap peserta Run For Equality 2026 otomatis juga berkontribusi untuk melindungi satu sama lain. “Bersama Saling Jaga yang memberi peserta manfaat perlindungan jiwa dan kecelakaan selama satu tahun ke depan,” ungkapnya.

Run for Equality 2026 terbuka untuk seluruh la­pisan masyarakat dan dirancang untuk menjadi ruang inklusif bagi semua orang. Plan Indonesia me­ngajak seluruh masyarakat untuk menjadi bagian dari gerakan ini dan bersama-sama menciptakan masa depan yang lebih setara bagi seluruh anak di Indonesia.

Bagi masyarakat yang ingin berpartisipasi dalam Run For Equality 2026, pen­daftaran dapat dilakukan melalui tautan resmi: ktbs­.in/runforequality2026. (jpg)