TIM Nasional Korea Selatan memulai kiprahnya di Piala Dunia 2026 dengan kemenangan penting setelah menaklukkan Republik Ceko 2-1 pada laga pembuka Grup A yang berlangsung di Stadion Guadalajara, Zapopan, Meksiko, Jumat (12/6) pagi WIB.
Sempat tertinggal lebih dahulu pada babak kedua, Taegeuk Warriors menunjukkan mentalitas kuat untuk membalikkan keadaan dan mengamankan tiga poin berharga dalam persaingan Grup A.
Sejak peluit awal dibunyikan, Korea Selatan langsung tampil menekan. Tim asuhan Hong Myung-bo menguasai jalannya pertandingan dengan dominasi penguasaan bola, sementara Republik Ceko lebih banyak menunggu kesempatan melalui serangan balik.
Peluang pertama Korea Selatan hadir pada menit ke-11 lewat sundulan Lee Han-beom yang memanfaatkan situasi sepak pojok. Namun, bola masih melambung tipis di atas mistar gawang yang dikawal Matej Kovar.
Dua menit kemudian, Lee Kang-in mencoba mengancam melalui tendangan keras dari luar kotak penalti. Akan tetapi, kiper Republik Ceko masih mampu mengamankan gawangnya dari kebobolan.
Pertandingan berlangsung dalam tempo tinggi. Ketatnya duel antarpemain terlihat pada menit ke-23 ketika jersey Pavel Sulc robek akibat tarik-menarik saat berusaha menghentikan pergerakannya di lapangan.
Menjelang akhir babak pertama, Korea Selatan kembali memperoleh peluang emas melalui Son Heung-min. Sang kapten melakukan aksi individu dengan melewati dua pemain lawan sebelum melepaskan tendangan melengkung yang sayangnya masih melebar tipis dari sasaran.
Meski tampil dominan dan menciptakan sejumlah peluang, Korea Selatan gagal memecah kebuntuan. Skor imbang tanpa gol bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, Korea Selatan tetap berusaha mengendalikan permainan. Namun justru Republik Ceko yang berhasil mencuri keunggulan lebih dulu.
Pada menit ke-59, Ladislav Krejci membawa timnya unggul 1-0 melalui sundulan tajam hasil memanfaatkan lemparan jauh Vladimir Coufal ke dalam kotak penalti.
Gol tersebut menjadi pukulan bagi Korea Selatan yang sebelumnya tampil lebih dominan sepanjang pertandingan.
Meski tertinggal, Taegeuk Warriors tidak kehilangan semangat. Mereka terus menekan pertahanan lawan dan berusaha mencari celah untuk menyamakan kedudukan.
Usaha itu akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-67. Berawal dari umpan matang Lee Kang-in, Hwang In-beom berhasil mengecoh pemain bertahan dan kiper lawan sebelum melepaskan tembakan yang mengubah skor menjadi 1-1.
Gol tersebut membangkitkan kepercayaan diri para pemain Korea Selatan dan membuat pertandingan berlangsung semakin terbuka.
Republik Ceko sebenarnya sempat kembali mencetak gol pada menit ke-77 melalui sundulan Tomas Soucek. Namun, wasit menganulir gol tersebut setelah tinjauan menunjukkan adanya posisi offside dalam proses terjadinya gol.
Keputusan itu menjadi titik balik yang menguntungkan Korea Selatan.
Hanya tiga menit berselang, Taegeuk Warriors berhasil membalikkan keadaan. Hwang In-beom kembali berperan penting dengan mengirim umpan silang akurat ke arah Oh Hyeon-gyu.
Striker Korea Selatan tersebut langsung menyambut bola dengan tembakan keras yang sempat mengenai tubuh Matej Kovar sebelum akhirnya bersarang di dalam gawang.
Gol pada menit ke-80 itu membawa Korea Selatan berbalik unggul 2-1 sekaligus memicu kegembiraan para pendukung mereka yang hadir di stadion.
Pada sisa waktu pertandingan, Republik Ceko berusaha keras mengejar ketertinggalan. Peluang terbaik mereka datang pada menit ke-88 melalui Michal Sadilek.
Namun, kiper Kim Seung-gyu tampil gemilang dengan melakukan penyelamatan penting yang menjaga keunggulan timnya.
Hingga peluit panjang dibunyikan wasit Amin Omar, skor 2-1 tetap bertahan untuk kemenangan Korea Selatan.
Tambahan tiga poin membuat Korea Selatan menempati posisi kedua klasemen sementara Grup A Piala Dunia 2026. Mereka berada di bawah Meksiko yang memimpin klasemen berkat keunggulan selisih gol setelah mengalahkan Afrika Selatan 2-0 pada laga sebelumnya.
Kemenangan comeback ini menjadi modal berharga bagi Korea Selatan untuk menjaga peluang lolos ke babak berikutnya, sementara Republik Ceko harus segera bangkit pada pertandingan selanjutnya agar tidak tertinggal dalam persaingan grup. (*/rom)






