METRO SUMBAR

Keuangan Daerah Terbatas, Pemkab Pasaman Barat Kewalahan Hadapi Dampak Gempa

×

Keuangan Daerah Terbatas, Pemkab Pasaman Barat Kewalahan Hadapi Dampak Gempa

Sebarkan artikel ini
Bupati Pasbar, H. Hamsuardi.

PASBAR,METRO–Pemerintah Ka­bu­paten Pasaman Barat (Pas­bar),  mengaku akan ke­walahan dalam per­bai­kan kerusa­kan rumah terdampak gem­pa karena keuangan da­erah sangat terbatas. ”Dari kebijakan peme­rin­tah pusat untuk rumah ru­sak sedang dan ringan diberikan tang­gung jawab ke pemerintah daerah, rusak berat di­tanggung oleh pe­me­rin­tah pusat. Kebijakan ini akan sangat mem­be­rat­kan,” kata Bu­pati Pasbar, Hamsuardi usai me­nyam­but Komisi V De­wan Per­wakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) di Simpang Empat ke­ma­rin.

Meskipun demikian, ka­ta­­nya kebijakan hal itu akan menjadi sebuah tang­gungjawab bagi Pemkab Pasbar, untuk di­prio­ritas­kan.­ ”Untuk hal ini kami akan berupaya juga me­minta bantuan dari pe­merintah dan para donatur yang ada” katanya.

Baca Juga  Sumbar CreatiFest Resmi Ditabuh, Libatkan Ratusan Pelaku UMKM Lokal

Ia menyebutkan jika kerusakan yang dialami akibat gempa cukup parah baik korban maupun keru­sa­kan berbagai sarana in­frastruktur.

Kerusakan iu terjadi pada bangunan, pemuki­man masyarakat, fasilitas pendidikan, fasilitas Kese­hatan, fasilitas ibadah, fasilitas sosial, infras­truk­tur dan juga fasilitas pen­dukung aktivitas peme­rin­tah seperti bangunan per­kantoran. ”Untuk data khu­susnya kerusakan rumah saat ini masih terus kami validasi untuk akuratnya yang akan dijadikan dasar kebijakan pemerintah da­lam penanganan selanjut­nya,” jelasnya.

Kondisi saat ini, katanya masyarakat yang rumah­nya rusak berat masih ber­diam pada tenda dan hu­nian sementara yang di­bangun di sekitar rumah.

Sementara di be­be­ra­pa kampung atau jorong masih ada masyarakat yang terkonsentrasi pada tenda-tenda komunal, khu­susnya di Simpang Timbo Abu, Mudiak Simpang dan Tanjuang Aro Kecamatan Talamau.

Baca Juga  Kodim 0311/ Pessel Gelar P4GN pada Anggotanya

Ketua Komisi V DPR RI Andi Iwan Darmawan men­jelaskan kunjungan kerja yang dilakukan fokus untuk mendengarkan dan memprioritaskan wilayah bencana. ”Kami bersama tim datang memberikan dukungan moril dan ma­teril terutama tentang pem­bangunan yang be­rada di pengawasan Komisi V,” katanya.

Ia bersama tim datang untuk mendengarkan as­pirasi pemerintah daerah dan lintas sektor yang telah dilakukan dalam me­na­ngani bencana hingga pe­mulihan.

”Makanya kami siap mendukung apapun yang dibutuhkan oleh ke­men­terian yang berada di wilayah kerja kami,” tegas­nya. (end)