OLAHRAGA

Kemenangan Kelima Beruntun di Monaco, Kimi Antonelli Tegaskan Statusnya sebagai Kandidat Terkuat Juara Dunia F1 2026

×

Kemenangan Kelima Beruntun di Monaco, Kimi Antonelli Tegaskan Statusnya sebagai Kandidat Terkuat Juara Dunia F1 2026

Sebarkan artikel ini
RAJA BARU— Kimi Antonelli dinobatkan sebagai raja baru Monaco setelah meraih kemenangan impresif pada Grand Prix Monaco 2026 yang berlangsung penuh drama.

KIMI Antonelli dinobatkan sebagai raja baru Monaco setelah meraih kemena­ngan impresif pada Grand Prix Monaco 2026 yang berlangsung penuh drama.

Dilansir dari laman Mun­do Deportivo pada Selasa (9/6), Pembalap Mercedes berusia 19 tahun itu tampil dominan sejak awal hingga akhir balapan.

Kemenangan tersebut menjadi yang kelima secara beruntun sekaligus mempertegas statusnya sebagai pemimpin klasemen sementara Formula 1 musim ini.

Antonelli memulai balapan dari pole position dan langsung menunjukkan kecepatan yang sulit ditan­dingi para rivalnya. Ia mampu menjaga keunggulan atas Lewis Hamilton yang terus membayangi dari posisi kedua.

Ketika banyak pemba­lap mengalami kesalahan dan masalah teknis, Antonelli tetap tampil tenang serta konsisten sepanjang perlombaan.

Baca Juga  Yu Hyun-Koo dan Tiago Jalani Tes Medis, Lagi, SPFC Tambah Dua Pemain Asing

Balapan yang semula berjalan relatif terkendali berubah menjadi kacau ketika sejumlah insiden terjadi pada fase akhir. Kecelakaan yang dialami Lance Stroll memunculkan Safety Car dan mengubah jalannya perlombaan.

Situasi semakin rumit setelah Charles Leclerc mengalami masalah rem dan menabrak pembatas lintasan di balapan kan­dang­nya sendiri.

Drama berlanjut ketika bendera merah dikibarkan saat balapan menyisakan 10 lap. Kondisi tersebut memaksa seluruh pembalap melakukan start ulang dan menciptakan duel lang­sung antara Antonelli dan Hamilton.

Namun, pembalap mu­da Italia itu kembali me­nunjukkan kualitasnya de­ngan melakukan restart sempurna dan mempertahankan posisi terdepan hingga finis.

Keberhasilan Antonelli semakin terasa istimewa karena diraih di salah satu sirkuit paling menantang dalam kalender Formula 1. Ia mampu mengendalikan tekanan dari para pemba­lap berpengalaman serta memanfaatkan performa mobil Mercedes secara maksimal.

Baca Juga  AC Milan 0 vs 1 Lazio (agg 0-1), Mimpi ke Final Pupus

Penampilan tersebut memperlihatkan kematangan dan ketenangan yang jauh melampaui usianya sebagai pembalap muda.

Di sisi lain, balapan Monaco juga diwarnai ba­nyak penalti, kecelakaan, dan pengunduran diri pem­balap. Beberapa na­ma besar gagal meraih hasil maksimal akibat masalah teknis maupun hukuman dari steward.

Di tengah segala kekacauan tersebut, Antonelli justru tampil sebagai so­sok yang paling tenang dan berhasil mengukuhkan dirinya sebagai bintang utama Grand Prix Monaco 2026. (jpg)