PADANG, METRO— Sebanyak 200 atlet ambil bagian dalam Kejuaraan Daerah (Kejurda) Padang Kick Boxing Championship II 2026 yang memperebutkan Piala Wali Kota Padang. Kejuaraan tersebut digelar di Shelter Lanud Sutan Sjahrir Padang, Selasa hingga Kamis (22-24/9).
Kejuaraan dibuka oleh Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Padang, Eka Putra Bahari. Kegiatan tersebut terlaksana melalui dukungan pokok-pokok pikiran anggota DPRD Kota Padang, M. Fautiaz Fauzi, SE, MBA.
Ketua Panitia Pelaksana, Rizki Febrian, mengatakan animo atlet untuk mengikuti kejuaraan cukup tinggi. Bahkan, panitia terpaksa menutup pendaftaran lebih awal setelah jumlah peserta yang mendaftar mencapai sekitar 200 atlet.
“Momentum menjelang pelaksanaan Porprov Sumatera Barat turut menjadi salah satu faktor yang mendorong tingginya partisipasi atlet,” sebut Rizki Febrian.
Tingginya jumlah peserta sekaligus menunjukkan antusiasme atlet kick boxing di Kota Padang dan daerah lainnya. Kejuaraan ini juga menjadi kesempatan bagi atlet untuk mendapatkan jam terbang sebelum menghadapi persaingan pada ajang yang lebih besar.
Ketua Kick Boxing Indonesia (KBI) Kota Padang, Dr. Tomy Arby Rumengan, mengapresiasi seluruh pihak yang telah memberikan dukungan sehingga Padang Kick Boxing Championship II 2026 dapat terlaksana.
Menurutnya, kejuaraan tersebut tidak hanya menjadi arena pertandingan, tetapi juga bagian dari komitmen KBI Kota Padang dalam menyediakan ruang kompetisi dan pembinaan bagi atlet.
“Kejuaraan ini dapat berlangsung berkat dukungan berbagai pihak, di antaranya Bapak Fautiaz Fauzi yang telah mengarahkan dana aspirasinya untuk mendukung kegiatan ini,” ujarnya.
Tomy mengatakan, pengalaman bertanding memiliki peran penting dalam perkembangan seorang atlet. Setiap pertandingan memberikan kesempatan untuk mengukur kemampuan, mengendalikan emosi, membaca pergerakan lawan, sekaligus membangun kepercayaan diri.
Ia menyebut antusiasme atlet terhadap kejuaraan tersebut sangat tinggi. Bahkan, sejumlah atlet berharap kompetisi serupa dapat digelar lebih sering.
“Semakin sering atlet mendapatkan ruang bertanding, semakin terbuka pula kesempatan bagi mereka untuk mengasah kemampuan dan menemukan bibit-bibit baru yang berpotensi membawa nama Kota Padang dan Sumatera Barat di tingkat yang lebih tinggi,” tuturnya.
Sementara itu, anggota DPRD Kota Padang M. Fautiaz Fauzi mengatakan dukungan terhadap kejuaraan tersebut tidak semata-mata berkaitan dengan pelaksanaan pertandingan. Menurutnya, olahraga menjadi salah satu ruang penting bagi generasi muda untuk menemukan potensi, membangun mental, dan mengejar prestasi.
Dukungan tersebut, katanya, juga sejalan dengan semangat program Pemerintah Kota Padang melalui Padang Balomba dan Padang Juara.
Ia menilai aspirasi yang diarahkan untuk mendukung kegiatan olahraga penting agar semakin banyak generasi muda memperoleh ruang untuk mengembangkan kemampuan.
“Selamat berlomba. Semoga kita bisa meningkatkan dukungan terhadap kegiatan positif generasi muda,” pesan M. Fautiaz Fauzi.
Ketua Harian Pengprov Kick Boxing Indonesia (KBI) Sumatera Barat, Fazril Ale, menilai pelaksanaan kejuaraan tersebut menunjukkan keseriusan dalam membangun pembinaan kick boxing di Kota Padang.
Ia berharap Padang Kick Boxing Championship II dapat menjadi ajang penyegaran sekaligus evaluasi bagi atlet sebelum menghadapi persaingan pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Barat.
Ketua KONI Sumatera Barat, Hamdanus, juga menyebut kejuaraan tersebut digelar pada momentum yang tepat karena berdekatan dengan pelaksanaan Porprov. Para atlet dapat memanfaatkannya sebagai sarana mengukur kemampuan sekaligus mempersiapkan mental menghadapi pertandingan yang lebih besar.
Hamdanus turut mengapresiasi dukungan anggota DPRD Kota Padang sehingga kejuaraan kick boxing tersebut dapat terlaksana.
“Bagi Kota Padang, geliat kick boxing menjadi salah satu potret bahwa olahraga bukan hanya tentang medali. Di baliknya ada harapan agar semakin banyak generasi muda memiliki ruang untuk berkembang, membawa nama baik sasana dan daerah,” paparnya.
Kepala Dispora Kota Padang, Eka Putra Bahari, mengatakan kejuaraan tersebut dapat menjadi sarana menjaring atlet potensial untuk dikembangkan ke tingkat yang lebih tinggi.
“Terima kasih kepada anggota DPRD Kota Padang M Fautiaz Fauzi yang telah meletakkan aspirasinya, semoga pelaksanaan berjalan dengan baik dan lancar sampai menghasilkan juara-juara,” katanya.
Ia berharap dukungan terhadap program olahraga tidak berhenti pada kick boxing, tetapi juga dapat mendorong peningkatan prestasi pada cabang olahraga lainnya.
“Kami berharap dengan pelaksanaan progul ini nanti bisa tingkatkan olahraga lainnya,” ujarnya.
Eka juga berpesan kepada para atlet agar terus meningkatkan mentalitas dan disiplin. Menurutnya, Porprov dapat menjadi salah satu batu loncatan bagi atlet untuk mengukur perkembangan diri sebelum melangkah ke tingkat yang lebih tinggi.
“Kepada atlet tingkatkan mentalitas untuk ajang lebih tinggi dan pelaksanaan Porprov sebagai batu loncatan kita untuk mengawasi diri bagaimana kita meningkatkan disiplin dan mewakili daerah,” katanya.
“Kepada yang ikut bisa membawa nama daerahnya untuk prestasi dengan mengharumkan nama daerah dan cabor-nya,” lanjutnya. (ped)






