PADANG, METRO—Peristiwa kecelakaan kapal yang menimbulkan korban jiwa terjadi di perairan Kota Padang, pada Jumat (14/8) pagi. Kapal Tug Boat (TB) Simphony dilaporkan mengalami kebakaran hebat di bagian kamar mesin saat berlayar dari Sibolga menuju Tarahan, Lampung.
Akibat insiden nahas itu, satu orang anak buah kapal (ABK) meninggal dunia dengan kondisi tubuh yang sudah melepuh terkena sambaran api. Sedangkan sembilan ABK lainnya berhasil diselamatkan dan dievakuasi oleh Tim SAR gabungan.
Informasi mengenai kapal terbakar diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Padang dari Vessel Traffic Service (VTS) Teluk Bayur sekitar pukul 09.17 WIB. Lokasi kejadian diperkirakan berada pada koordinat 0°53’09.00″S – 100°01’08.00″T.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Padang, Abdul Malik mengatakan, kebakaran terjadi sekitar pukul 08.22 WIB, ketika TB Simponi berada di perairan Kota Padang. Api diketahui berasal dari bagian kamar mesin kapal.
“Upaya pemadaman dilakukan oleh awak kapal. Sekitar pukul 08.51 WIB, api berhasil dipadamkan. Namun, dalam kejadian tersebut terdapat satu awak kapal yang meninggal dunia dengan kondisi tubuh melepuh,” kata Abdul Malik.
Abdul Malik menjelaskan, nakhoda kapal kemudian meminta bantuan untuk proses evakuasi terhadap awak kapal yang berada di atas TB Simponi. Kemudian, tim segera melakukan koordinasi dengan VTS Teluk Bayur untuk mendapatkan informasi kondisi kapal..
“Pada pukul 09.32 WIB, Rigid Inflatable Boat (RIB) 02 Kansar Padang diberangkatkan menuju lokasi kejadian dengan membawa lima personel. Tim SAR diperkirakan membutuhkan waktu sekitar 45 menit untuk mencapai lokasi,” jelas Abdul Malik.
Menurut Abdul Malik, tim tiba di lokasi sekitar pukul 10.10 WIB. Setelah melakukan koordinasi dengan nakhoda TB Simponi, petugas kemudian melaksanakan proses evakuasi. Tiga awak kapal berhasil selamat dan satu korban meninggal dunia dievakuasi menggunakan RIB 02
“Sementara, enam awak lainnya tetap berada di atas TB Simponi untuk keperluan penanganan dan rencana penarikan kapal atau towing. Korban yang telah dievakuasi selanjutnya dibawa menggunakan ambulans Mentawai Fast menuju Rumah Sakit Bhayangkara Padang untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut,” ujar dia.
Adapun sembilan awak kapal yang dilaporkan selamat terdiri dari nakhoda Abdul Kodir Jailani (37), M. Erlangga Junior (23), M. Andika Anugrah (32), Nawir (32), Leo Heru (41), Baring Usman Daeng Salasa (39), Muhsugar (20), M. Nasir (68), dan Yuswar (21). Sementara satu awak kapal, M. Jay (31), dilaporkan meninggal dunia dalam insiden kebakaran tersebut. (ped)






