SAWAHLUNTO/SIJUNJUNG

Inovasi “Jumpa Lisa” Penanganan Kasus Keracunan Hewan Dibahas

×

Inovasi “Jumpa Lisa” Penanganan Kasus Keracunan Hewan Dibahas

Sebarkan artikel ini
PELAYANAN-- Jumpa Lisa merupakan salah satu program dirancang UPTD Puskeswan Sawahlunto untuk memberikan pelayanan informasi tentang kesehatan hewan.

SAWAHLUNTO,METRO
Puskeswan Sawahlunto membuat program “Jumpa Lisa” yang merupakan salah satu inovasi setelah Lakeh Sato kemarin. Jumpa Lisa dirancang UPTD Puskeswan Sawahlunto, semata mata untuk mendekatkan dan memberikan pelayanan informasi tentang kesehatan hewan, baik klinis maupun reproduksi ternak, kepada masyarakat lewat media sosial.

Dalam wawancara singkat dengan Kepala UPTD Puskeswan, drh Octaviantrus mengatakan, bahwa sesuai kemajuan zaman teknologi yang berkembang pesat dengan itu di mana orang telah mengunakan HP android, mulai dari pejabat negara, pembisnis sampai ke kalangan petani peternak. Terpikir dari situlah ide Jumpa Lisa tercetus.

Baca Juga  Kota Arang Kembali ke Zona Kuning, Hingga Kamis 6 Orang Positif Covid-19

Sambung dokter Feri, Jumpa Lisa launching perdana pada 26 Maret dengan mengundang narasumber dari Balai Veteriner Baso Bukit Tinggi, Kementerian Pertanian RI.

Salah satu narasumber yang ikut live perdana adalah Drh Katamtama Anindita yang bekerja di laboratorium Patologi Balai Veteriner Baso Bukit Tinggi.

Jumpa Lisa 26 Maret 2021 dibahas tentang “Penanganan kasus keracunan pada hewan ternak”. Dalam kesempatan tersebut drh Katamtama menyampaikan beberapa pesan penting tentang asal usul racun, pengelompokan racun, antisipasi, sampai Penanganan kasus racun sebelum petugas tuba di lokasi.

Baca Juga  Polwan Peduli Lansia dan Perempuan Tukang Ojek

Jumpa Lisa yang di ikuti oleh kurang lebih 100 view lebih dan berbagai macam pertanyaan tentang racun, semakin menghidupkan suasa Jumpa Lisa. Jumpa Lisa akan di adakan setiap hari Jumat dan dalam satu bulan 2 kali, dengan beebagai topik mengenai kesehatan, klinis maaluoun reproduksi nya. (pin)