BUKITTINGGI, METRO –Suasana haru dan bahagia menyelimuti prosesi pelepasan calon jamaah haji asal Bukittinggi tahun 2026 yang akan diberangkatkan menuju embarkasi. Jamaah yang tergabung dalam kloter 7 Padang dilepas secara resmi di depan rumah dinas wali kota pada Kamis (30/4), sebelum bertolak menuju Madinah pada Jumat (1/5).
Selain kloter 7, dua calon jamaah haji lainnya dari Bukittinggi yang tergabung dalam kloter 14 dijadwalkan berangkat pada 8 Mei 2026 dan akan terbang ke Jeddah pada keesokan harinya.
Prosesi pelepasan dilakukan langsung oleh Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, bersama Ketua TP PKK, jajaran asisten, kepala SKPD, serta dihadiri keluarga jamaah yang turut mengantarkan dengan penuh haru.
Dalam sambutannya, Ramlan Nurmatias mengingatkan para jamaah agar menjaga kesehatan dan memperkuat kebersamaan selama menjalankan ibadah di Tanah Suci. Ia menekankan pentingnya memprioritaskan rukun dan wajib haji, mengingat waktu menuju puncak ibadah masih cukup panjang.
“Karena waktu puncak haji masih cukup lama, jamaah kita harapkan untuk semangat beribadah namun tetap menjaga kondisi kesehatan. Jangan fokus pada yang sunat, namun rukun dan wajib hajinya tertinggal. Semoga selalu diberi kesehatan oleh Allah dapat menjalankan ibadah dengan maksimal dan menjadi haji yang mabrur,” ungkapnya.
Wali kota juga memberikan pesan khusus kepada petugas haji agar menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, terutama dalam membimbing serta menjaga kesehatan jamaah selama di Tanah Suci.
“Tugas utamanya membimbing jamaah, melayani kesehatan para jamaah. Itu tugas utamanya. InsyaAllah nanti akan diberi kemudahan pula oleh Allah untuk menjalankan ibadah,” tambahnya.
Pemerintah Kota Bukittinggi turut memfasilitasi keberangkatan jamaah dengan menyediakan delapan unit bus menuju embarkasi di Padang. Kloter 7 Padang dipimpin oleh Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Bukittinggi, Misra Elfi, dengan total 393 jamaah yang juga berasal dari sejumlah daerah lain seperti Agam, Padang, dan Pariaman. (pry)






