AGAM, MET RO–Bupati Agam yang diwakili Sekretaris Daerah, M. Lutfi, menghadiri pelantikan pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Gabungan Pengusaha Makan Bergizi Indonesia (GAPEMBI) Sumatera Barat periode 2025–2030. Kegiatan tersebut berlangsung di The ZHM Premiere Hotel, Rabu (22/4).
Pelantikan pengurus dipimpin langsung oleh Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) GAPEMBI, Alven Stony. Acara itu turut dihadiri Wakil Gubernur Sumatera Barat, Vasko Ruseimy, Kepala Badan Gizi Nasional Dadang Hindayana, serta para kepala daerah kabupaten/kota se-Sumatera Barat dan sejumlah pejabat terkait lainnya.
Dalam kesempatan tersebut, Sekretaris Daerah Agam menyampaikan apresiasi terhadap langkah GAPEMBI dalam mendukung percepatan program prioritas pemerintah pusat, khususnya dalam pengembangan dapur makan bergizi di daerah.
“Kita harap dengan pelantikan GAPEMBI ini, bisa mengontrol setiap MBG melakukan kegiatan sesuai juknis sesuai SOP,” ujarnya.
Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Agam berkomitmen mendukung keberhasilan program Makan Bergizi Gratis (MBG), karena dinilai memberikan dampak positif bagi masyarakat, terutama dalam peningkatan kualitas gizi.
“Program MBG harus disukseskan bersama, karena memberi dampak positif bagi masyarakat di Sumatera Barat, khususnya di Kabupaten Agam,” tambahnya.
Sementara itu, Wakil Gubernur Sumbar, Vasko Ruseimy, menyampaikan bahwa pemerintah provinsi terus mendorong percepatan pembentukan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di berbagai daerah.
“Kami paham program yang mulia ini perlu disukseskan secara bersama, perlu memberikan capaian positif agar masyarakat tahu akan perjalanan MBG ini,” ungkapnya.
Ia juga mengapresiasi pelantikan pengurus GAPEMBI Sumbar dan berharap keberadaan organisasi tersebut dapat menjadi contoh dalam pengelolaan dapur MBG di daerah.
“Agar hal itu bisa terwujud, perlu kolaborasi semua pihak, termasuk GAPEMBI, untuk mempercepat capaian program ini,” katanya.
Di sisi lain, Kepala Badan Gizi Nasional RI, Dadang Hindayana, mengungkapkan bahwa hingga saat ini telah terbentuk sekitar 27 ribu dapur SPPG di seluruh Indonesia. Khusus di Sumatera Barat, jumlahnya mencapai 402 unit.
“Saat ini sekitar 62 juta penerima manfaat telah merasakan program MBG di seluruh Indonesia. Selain memberikan motivasi, saya juga mendukung inovasi yang telah dilaksanakan,” ujarnya. (pry)






