METRO SUMBAR

DPRD-Wartawan Semarang Belajar ke Bukittinggi

×

DPRD-Wartawan Semarang Belajar ke Bukittinggi

Sebarkan artikel ini

BUKITTINGGI, METRO
DPRD Kabupaten Semarang Jawa Tengah bersama Forum Wartawan Semarang melaksanakan studi banding ke DPRD Kota Bukittinggi, Selasa (17/03). Rombongan diterima Ketua Komisi III DPRD Bukittinggi Maderizal, Sekretariat dan para wartawan yang tergabung dalam Bukittinggi Parlemen Jurnalis (BPJ).

Ketua DPRD Semarang Bondan Marutohening mengatakan, studi banding ini berkaitan tentang bagaimana DPRD Bukittinggi berhubungan dengan wartawan dan apa program DPRD bersama wartawan. DPRD Semarang juga menanyakan informasi tentang anggaran untuk media serta bagaimana bentuk ekspose media di DPRD Bukittinggi. “Kita juga menggali informasi tentang pengelolaan dan pengkomunikasian informasi kegiatan DPRD dan hasilnya melalui media massa,” ujar Bondan.

Kemudian, Ketua Forum Wartawan Kabupaten Semarang, Hendro, juga menanyakan, kondisi wartawan media internal DPRD dan prosedur penggantian uang transport wartawan khususnya di DPRD Bukittinggi.

Baca Juga  UNP bakal Gelar Wisuda Secara Online, Ganefri: Megawati Berikan Orasi Ilmiah

Menanggapi pertanyaan DPRD dan Forum Wartawan Semarang, Ketua Komisi III DPRD Bukittinggi, Maderizal, menjelaskan, para wartawan di Bukittinggi ada yang berposko di kepolisian, Humas Pemko, DPRD dan sebagainya. Mereka juga terdiri dari sejumlah organisasi seperti PWI, AJI, IJTI dan sebagainya.

“Termasuk wartawan yang bergabung atau berposko di DPRD. Di mana di Bukittinggi ada wartawan parlemen yang tergabung dalam Bukittinggi Parlemen Jurnalis (BPJ). Namun, wartawan di tempat lain juga ada liputan ke DPRD seperti rapat paripurna. Kehadiran rekan media sangat mebantu kami di dewan untuk mempublikasikan tugas kedewanan ke tengah masyarakat. Sehingga tupoksi dan kinerja Anggota DPRD dapat diketahui konstituennya,” jelas Maderizal.

Sekretariat DPRD melalui Kabag Risalah dan Persidangan Antoni Samawil didampingi Kasubag Yudi Andri dan Reni Nofrianti menjelaskan tentang anggaran untuk media dan ekspose kegiatan. Dimana, wartawan juga membuat Liputan Khusus atau Parlementaria seperti rapat paripurna, wartawan mengumpulkan bahan atau difasilitasi DPRD.

Baca Juga  Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, BPJS Ketenagakerjaan Solok Tanam Puluhan Pohon Dukung Program ESG

Sedangkan, Ketua BPJ Y.A Fadhil mengatakan wartawan yang bergabung di BPJ memiliki aturan. Mereka harus memahami tugas wewenang, fungsi, hak dan kewajiban anggota DPRD.
“Kita membuka peluang bergabung tapi harus ada aturannya. Artinya, kita selektif dalam mencari atau merekrut anggota. Selain itu, hubungan DPRD dengan wartawan di Bukittinggi tidak ada jarak. Kita tidak hanya sekadar bertemu tapi juga berdiskusi,” ungkap Fadhil didampingi Bendahara BPJ Edison Sikumbang.

Ketua DPRD Semarang Bondan Marutohening sangat bangga dan mengapresiasi kerjasama DPRD Bukittinggi dan wartawan khususnya BPJ. Bondan dan sejumlah pimpinan DPRD Kabupaten Semarang, Sekretaris DPRD serta Forum Wartawan Kabupaten Semarang juga mengundang BPJ datang berkunjung ke Semarang.(pry)