PADANG, METRO— Universitas Negeri Padang (UNP) mewisuda 2.629 lulusannya, pada wisuda periode 145 yang digelar selama tiga hari, Senin hingga Rabu (28-30/9) di Auditorium UNP.
Wisuda selama tiga hari tersebut rinciannya, hari pertama Rabu (28/9) diwisuda sebanyak 965 lulusan. Hari kedua, Selasa (29/9) diwisuda 863 lulusan. Hari ketiga diwisuda 821 lulusan.
Pada kesempatan itu, Rektor UNP, Ir. Krismadinata, ST, MT, P.hD mengucapkan selamat kepada lulusan UNP yang telah diwisuda hari ini. “Saudara telah membuktikan kemampuan untuk bertumbuh. Ada kerja keras, pengorbanan keluarga dan doa yang mengiringi setiap langkah,” ucap Krismadinata saat wisuda hari kedua.
Krismadinata juga mengingatkan, setiap lulusan memiliki perjalanan yang berbeda. Bekerja, melanjutkan studi, membangun usaha atau mengabdi di kampung halaman.
Wisuda hari ini menurutnya, langkah awal menuju masa depan. Karena itu butuh kemampuan yang terus berkembang, butuh pelatihan yang sesuai kebutuhan dan proyek kecil.
Selain itu, juga butuh persiapan yang sungguh-sungguh. “Persiapan tersebut dapat melalui persiapan lamaran kerja yang baik dan nasihat dari orang berpengalaman,” tambahnya.
Tidak hanya itu, juga butuh kontribusi sejak sekarang, dengan membantu menyelesaikan persoalan yang ada di lingkungan sekitar.
Krismadinata juga mengingatkan lulusan, akan ada tantangan di dunia kerja nantinya. “Ketika menghadapi penolakan, perlu dingat, satu pintu yang belum terbuka tidak menghapus kemampuan yang saudara bangun. Evaluasi diri, minta masukan dan coba pendekatan yang berbeda,” tambahnya.
Para lulusan, tambah Krismadianata agar menjadi pribadi yang pantang menyerah dengan bijaksana. Bertahan pada tujuan yang baik. Beristirahat ketika lelas dan meminta pertolongan.
“Kebiasaan membentuk reputasi, tepat waktu, menepati janji, menuntaskan tanggungjawab dan mengakui kesalahan, mau belajar akan menumbuhkan kepercayaan,” ucapnya.
Krismadinata juga menyampaikan pentingnya integritas dalam pekerjaan. Di mana, sikap dan kualitas kerja membuat orang percaya. “Perjalanan saudara berharga. Kemajuan kecil tetap berarti. Karena itu sudara diharapkan lebih terampil, lebih berani mencoba dan lebih mampu menyelesaikan tanggung jawab,” harapnya.
UNP Peduli Bencana
Pada kesempatan itu, Krismadinata juga menyampaikan kontribusi nyata UNP terhadap masyarakat Provinsi Sumatera Barat (Sumbar). UNP melalui UNP Peduli bencana hadir membantu bersama memulihkan banjir bandang di sejumlah daerah di Sumbar.
Termasuk banjir bandang di Arosuka Kabupaten Solok yang terjadi beberapa hari lalu. “UNP menggelar gotong royong membersihkan lumpur dan membantu pemulihan lingkungan warga terdampak bencana,” ucapnya.
UNP juga ikut berkontribusi nyata kepada masyarakat melalui edukasi dan riset. “Edukasi dan riset dilakukan dengan pemetaan wilayah rawan bencana dan edukasi mitigasi melalui KKN,” terangnya.
UNP juga berkontribusi memberikan bantuan dan pemulihan melalui penggalangan dana, dukungan sekolah dan beasiswa. Selain itu, pada masa tanggap darurat, UNP juga mendirikan posko. Di mana, di posko tersebut ditempatkan relawan dosen dan mahasiswa.
Wisuda periode 145 hari itu dihadiri, Ketua, Sekretaris dan Anggota Majelis Wali Amanat UNP, Ketua, Sekretaris dan Anggota Senat Akademik UNP, Senior Eksekutif UNP, Wakil Rektor, Sekretaris, Dekan, Direktur Sekolah Pascasarjana dan Sekolah Vokasi se-Lingkungan UNP, serta Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat UNP.
Juga hadir Forkopimda Sumbar, Kepala Badan Penjamin Mutu Internal, Kepala Satuan Pengawas Internal, Kepala UPT, Kepala Pusat, Kepala Kantor dan Kepala Divisi di UNP. Termasuk juga Pimpinan Bank Nagari, BTN, BNI, BRI, dan Bank Syariah Indonesia, serta mitra UNP lainnya. (fan/adv)






