METRO PADANG

Daya Beli Turun, Pedagang Kurban di Nanggalo Andalkan Legalitas Kesehatan Hewan

×

Daya Beli Turun, Pedagang Kurban di Nanggalo Andalkan Legalitas Kesehatan Hewan

Sebarkan artikel ini
PENGECEKAN HEWAN KURBAN— Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 H, pengecekan kesehatan hewan kurban tidak hanya menjadi jaminan bagi konsumen, tetapi juga memberikan manfaat besar bagi para pedagang lokal. Kamis (7/5), Tim Kesehatan Hewan (Keswan) dari Dinas Pertanian melakukan pengecekan kesehatan hewan kurban.

BANDA GADANG, METROMenjelang Hari Raya Idul adha 1447 H, pengecekan kesehatan hewan kurban tidak hanya menjadi jaminan bagi konsumen, tetapi juga memberikan manfaat besar bagi para pedagang lokal.

Hal ini dirasakan langsung oleh Fendi, salah seorang pedagang sapi di Kelurahan Tabing Banda Gadang, Kecamatan Nanggalo, saat menerima kunjungan tim Kesehatan Hewan (Keswan) dari Dinas Pertanian pada Kamis (7/5).

Bagi pedagang hewan kurban, pengecekan kesehatan ini merupakan validasi atas kerja keras mereka dalam merawat hewan. Fendi mengungkapkan bahwa proses pengecekan ini memberikan kepastian bahwa sapi-sapi miliknya, yang didatangkan dari Siantar, Medan, berada dalam kondisi prima.

Baca Juga  Pasangan Ilegal Diamankan di Penginapan Melati

“Pemeriksaan ini sangat memuaskan bagi kami para peternak. Ini menjadi bukti nyata bahwa hewan yang kami sediakan benar-benar layak secara kesehatan dan memenuhi sya­rat untuk ibadah kurban,” ujar Fendi.

Manfaat paling signifikan yang dirasakan pedagang adalah kemudahan dalam proses pemasaran. Di tengah kondisi pasar yang sedang mengalami penurunan daya beli masyarakat, jaminan kesehatan dari pemerintah menjadi faktor pembeda (selling point) yang krusial.

Beberapa keuntungan strategis yang didapat melalui pengecekan kesehatan antara lain label atau tanda sehat dari Dinas Pertanian memberikan ketenangan pikiran bagi calon pembeli. Pengecekan kesehatan juga menjadi legalitas kesehatan sehingga pedagang memiliki dasar yang kuat atau pegangan untuk meyakinkan konsumen bahwa hewan mereka bebas dari penyakit menular.

Baca Juga  Asrinaldi: Andre Rosiade Ambil Peran dalam Pembangunan Sumbar

Kemudian, dengan status kesehatan yang jelas, peternak tidak perlu lagi berupaya ekstra membuktikan kualitas ternaknya secara mandiri kepada setiap pelanggan. Meski Fendi mencatat adanya tren penurunan minat beli dibandingkan tahun sebe­lumnya, ia tetap optimistis dengan stok 69 ekor sapi yang telah disiapkan.

Baginya, dukungan dari Dinas Pertanian melalui pengecekan rutin ini membantu menjaga reputasi pedagang lokal di mata masyarakat Kota Padang.

“Dengan adanya jaminan ini, minat masyarakat yang masih ada bisa kita layani dengan maksimal karena mereka tidak ragu lagi soal kesehatan hewannya,” pungkasnya. (oza)