METRO SUMBAR

Bupati Yulianto Audiensi ke Kemendikdasmen, Perjuangkan Tambahan Dana Revitalisasi 59 Sekolah dan Pembangunan Sekolah Terintegrasi

×

Bupati Yulianto Audiensi ke Kemendikdasmen, Perjuangkan Tambahan Dana Revitalisasi 59 Sekolah dan Pembangunan Sekolah Terintegrasi

Sebarkan artikel ini
AUDIENSI—Bupati Yulianto didampingi Kepala Dinas Pendidikan Pasaman Barat, Imter Pedri. Audiensi diterima oleh Staf Khusus Mendikdasmen Bidang Manajemen dan Kelembagaan, Didik Suhardi.

PASBAR, METRO–Bupati Pasaman Barat, Yulianto melakukan audiensi dengan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) di Jakarta Pusat guna membahas pembangunan se­kolah melalui dana revitalisasi serta rencana pe­ngem­bangan sekolah terintegrasi, Rabu (6/5).  Dalam pertemuan tersebut, Bupati Yulianto didam­pingi Kepala Dinas Pendidikan Pasaman Barat, Imter Pedri. Audiensi diterima oleh Staf Khusus Mendikdasmen Bidang Manajemen dan Kelembagaan, Didik Suhardi yang juga menangani program pembangunan sekolah melalui dana revitalisasi.

Dalam pertemuan ter­sebut, Bupati Yulianto menyampaikan bahwa Pasaman Barat telah memperoleh bantuan anggaran revitalisasi sebesar Rp11 miliar untuk penanganan se­kolah terdampak bencana banjir dan longsor tahun 2025. Bantuan tersebut dialokasikan untuk enam taman kanak-kanak (TK) dan sembilan sekolah da­sar (SD). “Selain itu, Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat juga mengusulkan tambahan revitalisasi reguler untuk 59 sekolah lainnya yang dinilai membutuhkan perbaikan sarana dan prasarana,” jelasnya.

Baca Juga  PKK Kota Palembang Studi Tiru ke Padang Panjang

Tidak hanya fokus pada revitalisasi, Bupati Yulianto turut mengajukan rencana pembangunan sekolah terintegrasi. Usulan tersebut disampaikan langsung kepada Direktorat Jenderal PAUD, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah, dan diterima oleh Subdirektorat Sarana yang diwakili Riqsal Hidayat.

Konsep sekolah terintegrasi yang diusulkan berbeda dengan sekolah inklusif pada umumnya. Model ini menekankan pada pengembangan kawasan pendidikan terpadu dalam satu kompleks, yang mencakup jenjang SD, SMP, hingga SMA/SMK. Fasilitas yang dirancang meliputi sarana pembelajaran serta fasilitas olahraga yang lengkap dan modern.

Baca Juga  Pospay Run 2024 Digelar 3 November, Berhadiah Total Rp 150 Juta!

Selain itu, Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat juga mengusulkan pembangunan satu unit Seko­lah Menengah Pertama (SMP) negeri di pusat kota kabupaten guna me­nun­jang kebutuhan akses pendidikan masyarakat.

Bupati Yulianto berha­rap pembangunan sektor pendidikan di Pasaman Barat dapat berjalan seca­ra berkelanjutan. Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah siap memenuhi seluruh persyaratan administratif, termasuk pe­nye­diaan dokumen pen­dukung yang dibutuhkan untuk merealisasikan program-program tersebut. “Pemerintah daerah ber­ko­mitmen untuk terus me­ningkatkan kualitas pendidikan melalui pembangunan infrastruktur yang memadai dan berkelanjutan,” ujar Yulianto. (end)