LAPAI, METRO–Dasawisma Kartika terpilih untuk mewakili Kota Padang di tingkat provinsi, terpilihnya Dasawisma Kartika karena dinilai memiliki inovasi serta gebrakan yang inovatif. Seperti yang diungkapkan ketua TP-PKK Kota Padang Ny. Genny Hendri Septa, Kamis, (29/2)
Menurutnya, kelompok Dasawisma Kartika memanfaatkan perkarangan dengan bercocok tanam, mempunyai kegiatan peningkatan ekonomi keluarga dengan menghasilkan produk makanan dari bayam brazil, kemudian diolah menjadi makanan dan aneka kue, selain itu aksesoris dan produk makanan kotak.
“Inovasi lainnya bidang sekretariat dengan E-dasawismanya. Pokja I pembinaan anak remaja, seperti Remaja dengan kegiatan positif (Regentatif), Mari Belajar Tahsin (Mabetah), Keluarga Bina Iman dan Taqwa (Kebintaq), Memberi Makan Garin Masjid (Magajid),” ujarnya.
Dilanjutkannya, Pokja II meliputi pengembangan Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K) seperti pojok membaca, kemudahan mengurus izin usaha (Urzinuha) dan UP2K berupa usaha rias pengantin, pembuatan tumpeng, aksesoris dari batu alam dan bedcover.
“Kemudian, inovasi Pokja III yaitu dengan memanfaatkan taman dasawisma dan kolam ikan yang dimanfaatkan dalam sehari-hari. Selain itu, pengelolaan sampah yang bekerja sama dengan bank sampah RA-OK keren, adanya taman edukasi dan kebun hidroponik menjadikan sarana untuk belajar,” jelasnya.
Di Pokja IV ada inovasi penerapan PHBS dan pendataan posyandu dengan menerapkan aplikasi google formulir. Yakni, di setiap rumah alat tanggap bencana (Altaben) seperti kotak P3K serta alat pemad kebakaran.
Sementara itu, Ketua TP-PKK Kelurahan Kampung Lapai Ny. Putri Ardianus mengatakan inovasi dari PKK Kelurahan Kampung Lapai untuk mendukung pendataan dapat diakses melalui aplikasi E-dasawisma atau link https://dasawisma.padang.go.id
“Tahun 2023 Kelurahan Lapai mempunyai 96 dasawisma dengan klasifikasi 9 maju, 31 berkembang dan tumbuh 56. Di tahun ini Kelurahan Kampung Lapai juga mewakili Kota Padang pada lomba kampung KB Mantap di tingkat provinsi,” ujarnya. (brm)






