SOLOK/SOLSEL

Berbasis Kearifan Lokal, DPKUKM Komitmen Percepat Pertumbuhan Ekonomi Kreatif

×

Berbasis Kearifan Lokal, DPKUKM Komitmen Percepat Pertumbuhan Ekonomi Kreatif

Sebarkan artikel ini
PENDAMPINGAN— DPKUKM Kota Solok mempercepat pertumbuhan ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal. Komitmen ini diwujudkan dengan menerjunkan tim teknis untuk memberikan pendampingan intensif pra-pembentukan kelompok usaha formal di sentra produk Rumah Batik Tarancak di Kelurahan Kampung Jawa, Kota Solok.

SOLOK, METRO–Dinas Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (DPKUKM) Kota Solok berupa mempercepat pertumbuhan ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal.  Komitmen ini diwujudkan dengan menerjunkan tim teknis untuk memberikan pendampingan intensif pra-pembentukan kelompok usaha formal di sentra produk Rumah Batik Tarancak di Kelurahan Kampung Jawa, Kota Solok.

Sekretaris DPKUKM Kota Solok, Taufiq Rusli, menjelaskan bahwa penguatan dari sektor hulu hingga hilir menjadi fokus utama pemerintah daerah dalam memastikan keberlanjutan bisnis para pelaku usaha mikro tersebut. “Ka­mi hadir langsung di tengah para pelaku usaha untuk memastikan calon kelompok usaha ini memiliki fondasi yang kuat. Intervensi tidak hanya berfokus pada teknik produksi, melainkan juga menyentuh aspek manajemen kelompok, stan­dardisasi mutu produk, hingga penguatan pemahaman literasi keuangan digital. Kita ingin produk lokal Solok punya nilai jual tinggi dan dikelola secara profesional,” ujar Taufiq Rusli.

Pendampingan terstru­k­tur ini dirancang untuk mematangkan kesiapan kelembagaan, mendong­krak kualitas produksi, serta membuka akses pasar yang lebih luas.

Melalui intervensi ini, para perajin lokal yang selama ini bergerak secara mandiri akan disatukan ke dalam wadah Kelompok Usaha Bersama (KUBE) atau koperasi agar memiliki daya saing yang lebih solid di pasar regional maupun nasional.

Dalam kunjungan kerja tersebut, tim DPKUKM me­lakukan dialog interaktif dan bedah potensi pro­duk bersama para perajin. Lang­­kah ini diambil untuk memetakan kendala mo­dal, bahan baku, serta kesiapan adopsi teknologi pemasaran digital (e-commer­ce) yang akan menjadi materi pelatihan pada tahapan berikutnya.

Baca Juga  DPRD Solok Gelar Paripurna, Sampaikan Rekomendasi PAD Serta Nota Pengantar Ranperda

“Melalui program pendampingan yang konsisten dan berkelanjutan ini­, DP­KUKM Kota Solok optimistis sektor UMKM, khususnya kerajinan batik khas daerah dapat segera naik kelas serta menjadi motor penggerak utama dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat di tingkat akar rumput,” tuturnya. (vko)