AGAM, METRO–Puluhan generasi muda di Kabupaten Agam mengikuti pelatihan peningkatan kapasitas daya saing wirausaha muda yang digelar di Hotel Sakura, Lubuk Basung, Senin (11/5). Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari dan menjadi salah satu upaya pemerintah daerah dalam mendorong lahirnya wirausaha baru dari kalangan pemuda.
Pelatihan tersebut dibuka oleh Bupati Agam yang diwakili Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Agam, Khasman Zaini. Dalam kesempatan itu, ia menyampaikan pentingnya peran generasi muda dalam menentukan masa depan daerah.
Menurut Khasman, anak muda Agam harus berani memiliki mimpi besar dan tidak ragu untuk memulai usaha sejak dini. Ia menekankan perlunya perubahan pola pikir dari sekadar pencari kerja menjadi pencipta lapangan kerja.
“Anak muda jangan hanya menjadi penonton kesuksesan orang lain. Harus berani mencoba, berani gagal dan terus bangkit,” ujar Khasman di hadapan peserta.
Ia menilai peluang usaha di era saat ini semakin terbuka luas. Bahkan, dengan memanfaatkan teknologi sederhana seperti telepon genggam dan kreativitas, seseorang sudah dapat memulai usaha.
Khasman juga menyoroti peran media sosial yang kini tidak lagi hanya menjadi sarana hiburan, tetapi telah berkembang menjadi media efektif untuk membangun bisnis dan memperluas jaringan pemasaran.
Lebih lanjut, ia mendorong para peserta agar mampu menggali dan mengembangkan potensi daerah sebagai peluang usaha. Sektor pertanian, pariwisata, kuliner hingga ekonomi kreatif dinilai memiliki prospek besar apabila dikelola secara inovatif dan mengikuti perkembangan teknologi.
Sebagai bentuk keseriusan, Pemerintah Kabupaten Agam saat ini tengah menjalankan program unggulan bertajuk 1000 Entrepreneur Muda. Program ini diharapkan mampu mencetak pengusaha muda yang tangguh sekaligus menjadi motor penggerak perekonomian daerah.
Khasman yang juga pernah menjabat sebagai Kabag Prokopim Agam itu menyebutkan, banyak usaha besar berawal dari langkah kecil yang dilakukan dengan penuh keberanian. Oleh sebab itu, ia meminta peserta untuk tidak merasa minder meskipun memiliki keterbatasan modal maupun pengalaman.
Dalam suasana pelatihan yang berlangsung hangat dan penuh semangat, peserta juga didorong untuk memanfaatkan momen tersebut sebagai ajang memperluas relasi, bertukar pengalaman, serta menambah wawasan kewirausahaan.
Menutup arahannya, Khasman kembali mengingatkan tiga prinsip penting yang harus dipegang oleh setiap calon wirausaha muda.
“Tiga hal yang harus diingat, jangan takut gagal, jangan cepat menyerah dan jangan hanya menjadi penonton,” tegasnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan lahir generasi muda Agam yang kreatif, inovatif, serta mampu bersaing di tengah perkembangan dunia usaha yang semakin dinamis. (pry)





