PASBAR, METRO–Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat menandatangani Nota Kesepahaman dengan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan Kementerian Perhubungan di Politeknik Pelayaran Sumatera Barat, Padang Pariaman, Sabtu (9/5), lalu untuk membuka akses putra-putri daerah ke sekolah kedinasan transportasi.
Kerja sama ini menjadi langkah konkret Pemkab Pasaman Barat untuk memperkuat sumber daya manusia daerah, khususnya di sektor transportasi dan perhubungan. Melalui program tersebut, putra-putri Pasaman Barat mendapat peluang lebih besar mengenyam pendidikan di sekolah kedinasan Kementerian Perhubungan.
Sekretaris Daerah Pasaman Barat Doddy San Ismail yang hadir mewakili Bupati menyebut kerja sama ini sebagai investasi jangka panjang untuk mencetak tenaga profesional yang kembali mengabdi di daerah.
“Ini investasi SDM yang penting bagi masa depan Pasaman Barat. Kita ingin anak-anak daerah memiliki kompetensi nasional di bidang perhubungan dan menjadi motor penggerak pembangunan transportasi di daerah sendiri,” ujar Doddy.
Ia menambahkan, keberadaan SDM unggul di bidang transportasi dibutuhkan untuk mendukung percepatan pembangunan daerah, terutama dalam menghadapi tantangan konektivitas, pelayanan transportasi publik, hingga pengembangan kawasan strategis di Pasaman Barat.
Penandatanganan MoU turut dihadiri Kepala BPSDM Kementerian Perhubungan Soeharto. Kedua pihak berkomitmen mengawal pembibitan calon taruna hingga penyerapan tenaga kerja secara optimal dan berkelanjutan.
Pemkab Pasaman Barat menargetkan kerja sama ini menjadi pintu masuk penguatan sinergi dengan Kementerian Perhubungan di berbagai sektor, mulai dari pembangunan infrastruktur transportasi, peningkatan layanan publik, hingga pengembangan sistem transportasi modern dan terintegrasi.
“MoU ini langkah awal memperkuat hubungan dengan Kementerian Perhubungan. Harapannya, kerja sama ini mendukung terwujudnya sistem transportasi modern, terintegrasi, dan mampu menunjang kemajuan Pasaman Barat,” tutup Doddy. (end)





