PADANG, METRO—Anggota DPRD Kota Padang Irwandi, menggelar reses masa sidang III tahun 2026 di daerah pemilihan (Dapil) I, Kecamatan Koto Tangah. Dalam rangkaian pertemuan yang berlangsung pada 1–5 Mei tersebut, Irwandi berkomitmen mengawal aspirasi warga, termasuk mengalokasikan dana Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) sebesar Rp1 miliar khusus untuk Kelurahan Pasia Nan Tigo.
Kegiatan reses ini tersebar di beberapa titik strategis, mulai dari Masjid Jami Bin Zaid Bungo Pasang, Masjid Baiturahim Parak Anau, hingga kawasan Pasar Banda Aia dan Pasir Gurun.
Masalah infrastruktur air menjadi keluhan utama masyarakat. Agusriatman, warga Perumahan Damri, menyampaikan bahwa sistem irigasi di wilayahnya sudah tidak berfungsi optimal. Ia berharap pemerintah segera membangun irigasi permanen untuk meminimalisasi risiko banjir, mengingat posisi pemukiman yang berada di pinggir pantai.
“Jika irigasi ini dipermanenkan, risiko banjir bisa berkurang. Apalagi saat hujan lebat bertepatan dengan pasang naik air laut, wilayah kami sangat rentan,” ujar Agusriatman.
Senada dengan warga, Lurah Parupuk Tabing, Junaidi, mengakui bahwa drainase adalah kebutuhan mendesak. Menurutnya, hujan deras selama dua jam saja sudah cukup untuk memicu genangan di wilayah tersebut. Ia bersyukur reses ini menjadi jembatan bagi aspirasi warga yang sering kali tidak terakomodasi seluruhnya dalam Rakorbang tingkat kelurahan karena keterbatasan kuota.
Menanggapi keluhan tersebut, anggota DPRD Padang Irwandi menegaskan dukungannya terhadap pembangunan infrastruktur dan pemberdayaan masyarakat. Untuk tahun 2026, ia menyiapkan total dana Pokir sebesar Rp2,5 miliar, di mana Rp1 miliar di antaranya difokuskan untuk Kelurahan Pasia Nan Tigo.
“Tahun ini, anggaran tersebut akan digunakan untuk memulai pembangunan gedung serbaguna. Selain itu, kami juga memberikan bantuan sebesar Rp200 juta untuk SMPN 42 serta penyaluran bantuan sosial bagi masyarakat,” jelas politisi yang juga menjabat sebagai Ketua Himpunan Nelayan tersebut.
Di sektor keagamaan, Irwandi menjanjikan bantuan senilai Rp100 juta untuk kelanjutan pembangunan Masjid Baiturahim Parak Anau dan masjid-masjid di sekitarnya.
Lurah Pasia Nan Tigo, Lia Prima Sri Indah, mengapresiasi langkah nyata anggota dewan tersebut. Ia menilai kehadiran Irwandi sangat tepat sasaran, terutama dalam mendukung sektor perdagangan di Pasar Banda Aia dan kesejahteraan nelayan.
“Kami meminta masyarakat untuk proaktif berkomunikasi dan menyampaikan kebutuhan prioritas. Dengan sinergi antara warga, kelurahan, dan pihak legislatif, kita optimis kemajuan Pasia Nan Tigo dapat terakselerasi,” pungkas Lia. (ped)





