PAYAKUMBUH/50 KOTA

Tuntut Berhenti dari Tugas, Ratusan Anak Nagari Sungai  Kamuyang Bakal Demo Walinagarii

×

Tuntut Berhenti dari Tugas, Ratusan Anak Nagari Sungai  Kamuyang Bakal Demo Walinagarii

Sebarkan artikel ini
TUNTUTAN—Inilah beberepa poin tuntutan warga untuk melengserkian oknum wali nagari.

LIMAPULUH KOTA, METRO — Pasca Aksi Demo damai di Kantor Walinagari Sungai Kamuyang Kecamatan Luak dan mendatangi Kantor Inspektorat Kabupaten Limapuluh Kota beberapa waktu lalu, Anak Nagari Kecamatan Luak bakal kembali menggelar aksi untuk menyampaikan sejumlah persoalan yang ada di Nagari mereka.

Aksi massa yang akan diikuti berbagai unsur itu, di­rencanakan akan digelar Rabu (15/4), sekitar pukul 09.00 Wib di Kantor Walinagari Sungai Kamuyang di Jalan Raya Payakumbuh-Lintau. Dalam surat pemberitahuan yang disampaikan kepada Polres Payakumbuh tanggal 6 April 2026 itu, massa akan menyampaikan se­jumlah hal, terutama meminta Bupati untuk segera memberhentikan Walinagari.

Dalam aksi tersebut, ma­s­a yang berjumlah sekitar 150 orang itu, juga berencana membawa alat peraga berupa spanduk dan lainnya, mereka akan melakukan orasi untuk menyampaikan si­kap dan tuntutan.

Baca Juga  Bertekad Kembalikan Tradisi Buru Babi yang Beradat dan Bermartabat

“Sehubungan dengan telah terjadinya Pelanggaran Peraturan Daerah No. 1 ta­hun 2018 serta pelanggaran-pelanggaran lainnya yang telah dilakukan oleh Wali Nagari Sungai Kamuyang Saudra ISRAL, maka bersama surat ini kami beritahukan bahwa, Anak Nagari beserta Masyarakat Nagari Sungai Kamuyang akan me­lakukan kembali Penyampaian Pendapat dimuka U­mum dalam bentuk “Aksi Massa Unjuk Rasa Da­mal,­”tulis surat yang ditujukan kepada Polres Payakumbuh dan ditembuskan kepada Bupati, DPRD, Kejaksaan dan pihak lainnya itu.

Dalam surat itu, aksi da­mai titik kumpul berada di Parkiran Mesjid Raya Batang Tabik. Tokoh masyarakat Nagari Sungai Kamuyang, Edi, SH saat dikonfirmasi terkait informasi aksi tersebut, mem­benarkan rencana anak Nagari itu.

Baca Juga  Anak Payakumbuh Harus Sehat, Pemko Libatkan Tokoh Agama hingga Komite Sekolah Demi Imunisasi Tuntas

“Memang akan ada aksi damai Anak Nagari Sungai Kamuyang, dalam temuan anak nagari yang melakukan aksi sebelumnya pada  17 Juli 2025, hasil tersebut (temuan) tidak ditindaklanjuti oleh Bupati maupun Walinagari, di inspektorat sudah ada hasilnya, Walinagari dan Bupati tidak tegas,” ucapnya.

Lebih lanjut ia menjelaskan, aksi Anak Nagari saat ini karena mereka tidak senang dengan temuan yang tidak ditindaklanjuti oleh Pemerintah Daerah dan Walinagari. “Mereka tidak senang de­ngan temuan yang tidak di­tindaklanjuti, sehingga mereka kembali melakukan aksi,” ucapnya. (uus)