BERITA UTAMA

Sidang Paripurna Istimewa Hari Jadi ke-113 Kabupaten Solok, Momentum Bangkit, Pejuang dan Sejahtera

×

Sidang Paripurna Istimewa Hari Jadi ke-113 Kabupaten Solok, Momentum Bangkit, Pejuang dan Sejahtera

Sebarkan artikel ini
Sidang Paripurna Istimewa memperingati Hari Jadi ke-113 Kabupaten Solok, dipimpin Ketua DPRD kabupaten Solok, Ivoni Munir didampingi para wakil ketua.

SOLOK, METROSidang Paripurna Istimewa DPRD Kabupaten Solok sebagai puncak memperingati Hari Jadi ke-113 Kabupaten Solok, dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Solok, Ivoni Munir.

Berumur 113Tahun, Kabupaten Solok terus berbenah dan memperbaiki segala sektor baik pemerintahan, perekonomian maupun kesejahte­raan masyarakat.

Melalui hari jadi ke-113, hendaknya menjadi momentum untuk mewujudkan Kabupaten Solok Bangkit, Pejuang dan Sejahtera.

Bupati Solok, Jon Firman Pandu berharap, me­lalui momentum bersejarah ini bukan hanya sekadar perayaan saja, melainkan wujud refleksi dari perjalananan panjang membangun dan mela­yani masyarakat.

Jon Firman Pandu menilai di usia Kabupaten Solok yang semakin matang ini, perlu memba­ngun tekad dan komitmen yang kuat mewujudkan Kabupaten Solok Bangkit, Pejuang dan Sejahtera.

Puncak peringatan Hari Jadi ke-113 Kabupa­ten Solok berlangsung khidmat melalui Sidang Paripurna Istimewa DPRD Kabupaten Solok, Kamis (9/4). Kabupaten Solok yang kini telah berusia 113 tahun, setiap tahunnya diperingati pada tanggal 9 April.

Di tengah era efisiensi, peringatan hari jadi tahun ini dilaksanakan secara sederhana namun tetap sarat makna. Tanpa me­ngurangi esensi dari pe­ringatan hari jadi Kabupa­ten Solok itu, namun begitu sarat sebagai momentum refleksi dan eva­luasi pembangunan daerah.

Sebagai pengingat, dalam acara itu juga sengaja menampilkan kilas balik perjalanan Kabupa­ten Solok selama tahun 2025 yang memuat ber­bagai capaian kinerja pemerintah daerah di ber­bagai sektor pembangu­nan.

Ketua DPRD Kabupa­ten Solok, Ivoni Munir didampingi Wakil Ketua DPRD Kabupaten Solok Armen Plani dan Mukhlis, menyampaikan sejarah singkat berdirinya Kabupaten Solok sejak 9 April 1913 hingga ditetapkannya Peraturan Daerah Nomor 2 Tahun 2009 tentang Hari Jadi Kabupaten Solok.

Baca Juga  Kepala Imigrasi Agam dan PWI Sumbar Jalin Silaturahmi, Perkuat Keterbukaan Informasi

Ia juga mengulas perjalanan kepemimpinan daerah hingga saat ini di bawah kepemimpinan Bupati Jon Firman Pandu dan Wakil Bupati Candra.

Menurutnya memperingati hari jadi bukan sekadar perayaan, tetapi menjadi momentum refleksi perjalanan serta merumuskan langkah ke depan.

“Dengan usia 113 tahun, mari kita terus bersatu, bekerja sama dan berinovasi. Jangan lupa sejarah dan jangan takut menghadapi masa depan yang penuh tantangan,” ujar Ivoni.

Ia juga mengungkapkan. sepanjang tahun 2025, DPRD bersama pemerintah daerah telah mengesahkan 9 Peraturan Dae­rah (Perda) yang berkaitan langsung dengan kepentingan masyarakat dan kepastian hukum di daerah.

Jon Firman Pandu me­nyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kehadiran seluruh undangan dalam peringatan hari jadi ke-113. Ia menegaskan tema tahun ini, “Bekerja, Berkarya dan Semakin Berdampak”, menjadi landasan dalam setiap langkah pembangunan demi meningkatkan kesejahte­raan masyarakat.

Ia juga menyinggung ujian yang dihadapi Kabupaten Solok berupa bencana banjir bandang dan galodo yang sempat me­rusak infrastruktur. Namun berkat sinergi antara pemerintah daerah, pro­vinsi, pusat, serta seluruh stakeholder, kondisi tersebut dapat diatasi dengan baik.

Sementara itu, Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) diwakili Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Sumbar, Syefdinon, menyampaikan apresiasi atas capaian Kabupaten Solok, khususnya di sektor pertanian sebagai salah satu lumbung pa­ngan di Sumbar.

Baca Juga  KSAL Tugaskan Pushidrosal Fokus Operasi Survei Bawah Laut di Wilayah Timur Indonesia

Ia juga mengingatkan agar pemerintah daerah tidak alergi terhadap kritik yang bersifat memba­ngun, serta pentingnya sinergi antara pemerintah kabupaten, provinsi, dan pusat dalam mencapai tujuan pembangunan dae­rah dan nasional.

Tokoh masyarakat Kabupaten Solok sekaligus Mantan Bupati Solok, Syamsu Rahim menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepadanya memberikan masukan dan saran bagi pembangunan dae­rah ke depan.

Ia menekankan pen­tingnya pembangunan di berbagai sektor, mulai dari pertanian, pemerintahan, ekonomi hingga infrastruktur. Selain itu, ia juga mengingatkan pen­tingnya kekompakan da­lam kepemimpinan di semua tingkatan.

“Perlu menghindari turbulensi kepemimpinan antara pimpinan dan wakilnya. Kekompakan kunci keberhasilan pemba­ngu­nan,” tegasnya.

Secara umum, ia menilai capaian pembangunan Kabupaten Solok di bawah kepemimpinan Bupati Jon Firman Pandu dan Wakil Bupati Candra menunjukkan kemajuan yang signifikan.

Bupati dan Wakil Bupati Solok memiliki visi Terwujudnya Pemerintahan Yang Melayani menuju Masyarakat Yang Madani dan Sejahtera. Adapun, yang dimaksud dengan pemerintahan yang melayani ialah penyelenggaraan pemerintahan yang dilakukan oleh organ-o­rgan dalam pemerintahan yang menjalankan am­anah sesuai dengan aturan, memberikan kemudahan, kepastian, dan berintegritas dalam melayani.

Sidang paripurna ter­sebut turut dihadiri Pimpinan dan Anggota DPRD, unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah, para Asisten dan Staf Ahli, OPD, kepala daerah tetangga, Pimpinan DPRD se-Sumbar, Anggota DPRD Provinsi Sumbar, tokoh masya­rakat, instansi vertikal, BUMN, BUMD, Wali Nagari, KAN, BPN, media serta undangan lainnya.(**)