BERITA UTAMA

Pembunuhan Sadis di Perkebunan Sawit, Satpam Tewas Mengenaskan, Bola Matanya Hilang, Tubuh Luka-luka

×

Pembunuhan Sadis di Perkebunan Sawit, Satpam Tewas Mengenaskan, Bola Matanya Hilang, Tubuh Luka-luka

Sebarkan artikel ini
SATPAM TEWAS— Polisi melakukan olah TKP penemuan mayat satpam perkebunan di Agam yang kedua bola matanya hilang dan tubuh luka-luka.

AGAM,METRO–Satpam perkebunan sawit yang sudah paruh baya ditemukan tergeletak dengan kondisi mengenaskan di jalan perkebunan Plasma Tahap II, Jorong Labuhan, Nagari Tiku V Jorong, KecamatanTanjung Mutiara, Kabupaten Agam, Senin (29/4) sekitar pukul 16.30 WIB.

Diduga, korban yang diketahui bernama Aliwarman (55), warga Jorong Masang, Nagari Tiku V Jorong yang merupakan Satpam Koperasi Unit Desa (KUD) Tiku V Jorong, itu tewas akibat dibunuh. Pasalnya, kedua bola mata dan tubuh korban mengalami luka-luka.

Penemuan mayat itu sontak saja membuat gempar masyarakat setempat hingga berdatangan ke lokasi untuk menyaksikannya. Tak lama berselang, Polisi dari Polsek Tanjung Mutiara dan Tim Inafis Polres Agam tiba di sana untuk melakukan olah TKP dan mengevakuasi mayat ke rumah sakit.

Kapolsek Tanjung Mutiara Iptu Nofriadi  membenarkan adanya penemuan mayat tersebut. Menurutnya, ditemukannya korban pertama kali oleh saksi Supriyadi yang hendak mengambil pancing ikan gabus yang dipasang satu hari sebelumnya.

Baca Juga  Kemenimipas Salurkan Bantuan ke 5 Wilayah Terdampak Bencana di Sumbar

“Saksi Supriyadi hen­dak mengambil hasil tang­kapan ikan di Ujung Karang KUD Tiku V Jorong, tepatnya di Jorong Labuhan, Nagari Tiku V Jorong. Saat perjalanan, saksi terkejut melihat  korban ini tertelentang di tepi jalan areal perkebunan,” ungkap Iptu Nofriadi.

Ditambahkan Iptu Nofriadi, saksi pun mendekati korban dan mengeceknya yang ternyata sudah meninggal dunia. Bahkan saksi semakin kaget karena melihat dua bola mata korban tidak ada. Saksi langsung mendatangi Pos Satpam dan sempat termenung.

“Saksi ketika itu ketakutan setelah melihat kondisi korban. Setelah tenang, saksi kemudian memberitahukan perihal penemuan mayat itu  kepada warga bernama Romi yang kebetulan melintas di depan Pos Satpam,” ujar Iptu Nofriadi.

Iptu Nofriadi menuturkan, saksi Romi yang men­dapat pengakuan ada penemuan mayat juga sempat dibuat terkejut. Saksi Romi pun mendatangi lokasi pe­nemuan mayat itu lalu memberitahukannya kepada keluarga korban dan Polsek Tanjung Mutiara.

Baca Juga  Bantah Ada Kasus Korupsi Diintervensi Istana, KPK: Kami Bukan Pembantu Presiden

“Usai mendapatkan la­poran tersebut langsung mendatangi TKP. Kami juga mendatangkan Tim Inafis Satreskrim Polres Agam untuk mengidentifikasi jenazah korban dan mengevakuasinya ke RSUD Lubuk Basung,” ungkap Iptu Nofriadi.

Iptu Nofriadi menuturkan, pihaknya belum bisa menyimpulkan penyebab kematian korban karena masih dalam proses penyidikan. Bahkan, pihaknya masih berusaha memintai keterangan dari saksi-saksi yang menemukan korban dan saksi lainnya.

“Memang kedua bola mata korban ini hilang. Apakah dibunuh atau ba­gaimana belum bisa dipastikan. Kami masih me­la­kukan penyelidikan atas kematian korban. Selain itu, terhadap jenazah korban akan dilakukan autopsi untuk mengungkap pe­nyebab korban meninggal,” tukasnya. (pry)