PADANG, METRO–Keluarga besar Syarikat Islam Provinsi Sumatra Barat (Sumbar) menggelar Halal Bihalal di Masjid Al Hakim, Jalan Samudera Berok Nipah, Kecamatan Padanb Barat, Kota Padang, Minggu (21/4).
Kegiatan halal bi halal organisasi yang kepengurusannya baru dikukuhkan pada 13 November 2023 dan sudah memiliki anggota sekitar 600 orang, dihadiri langsung oleh Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah.
Pada kesempatan itu, Gubernur Mahyeldi mengatakan, dirinya mengapresiasi Syarikat Islam Sumbar yang sudah menggelar Halal Bihalal yang bertujuan mempererat tali silaturahmi dengan saling memaafkan pascalebaran, tepatnya di bulan Syawal.
“Halal Bihalal untuk menguatkan hubungan baik dengan Allah dan menguatkan hubungan baik dengan sesama umat khususnya sesama anggota Syarikat Islam Sumbar. Semoga menjadi modal untuk menghadirkan lebih banyak kebaikan,” ungkap Gubernur Mahyeldi.
Sementara, Ketua DPW Syarikat Islam Provinsi Sumatera Barat Kombes Pol (Purn) Mukhlis Mansur mengatakan, sejak hadirdnya kembali Syarikat Islam di Sumbar, pihaknya membangun komunikasi dan kerjasama dengan stakeholder untuk mendukung program pemerintah demi kemaslahatan umat.
“Saat ini anggota sekitar 600 orang di Sumbar. Syarikat Islam ini lahir kembali sejak November 2023 dan baru berusia enam bulan. Organisasi ini memiliki tujuan untuk menggerakkan dakwah dan membangkitkan ekonomi umat,” ungkap Mukhlis Mansyur.
Menurutnya, kepada para jemaah untuk menyosialisikan dan memperkenalkan lagi Syarikat Islam kepada masyarakat Sumbar, agar semakin banyak masyarakat Sumbar yang tertarik untuk bergabung dengan Syarikat Islam.
“Kita kembali kepada sejarah lahirnya Syrikat Islam, yang berjuang melawan kezaliman, penindasan, ketidakadilan dan berjuang untuk mewujudkan kesetaraan. Sehingga kita akan sangat kritis kebijakan pemerintah yang tidak berpihak kepada rakyat,” ujar Mukhlis Mansyur.
Mukhlis Mansyur menuturkan, sekarang Syarikat Islam memiliki program memberika. permodalan kepada masyarakat yang bekerja sama dengan Permodalan Nasional Madani (PNM) untuk mensejahterakan masyarakat.
“Kita sedang mengumpulkan data dulu, mencari kelompok usaha yang memang layak untuk diberikan pendanaan untuk meningkatkan kesejahteraan mereka. Tantangan ke depan tentu ada. Tapi yang penting, kita harus tetap semangat,” tutupnya. (rgr)





