PARIAMAN, METRO – Wakil Wali Kota (Wawako) Pariaman, Mardison Mahyuddin meminta kepada beberapa pejabat di lingkungannya yang ikut acara Aliansi Kabupaten Kota Peduli Sanitasi (AKKOPSI) agar bisa mengambil pelajaran dari acara tersebut.
“Sehingga pejabat kita yang mengikuti acara ini tidak hanya pergi dinas luar semata saja,” kata Mardison Mahyuddin, usai acara kemarin.
Mardison Mahyuddin menegaskan kepada pejabat yang ikut diharapkan dapat mengikuti seluruh rangkaian acara, baik sharing informasi yang didadapat, juga, menimba ilmu dan gagasan, yang didapat di daerah lain.
“Sehingga ilmu yang didapatkan dalam acara ini dapat kita terapkan di Kota Pariaman dalam mengatasi masalah sanitasi, air minum aman, sampah, permukiman kumuh, perilaku BABS dan lingkungan,” ujarnya.
Apalagi, Pemko Pariaman saat ini sedang menyiapkan segala sesuatunya untuk mendukung semua hal tersebut, ditambah dengan program Water Front City yang punya, serta kepedulian terhadap lingkungan dan penanggulangan sampah.
“Kedepan kita berupaya dalam membuat kebijakan dan penyediaan pos anggaran yang memadai dalam menyikapi masalah tersebut. Sehingga Kota Pariaman secara bertahap maju selangkah lagi,” ungkapnya.
Sebelumnya, Wawako Pariaman Mardison Mahyuddin mengikuti Aliansi Kabupaten Kota Peduli Sanitasi (AKKOPSI) menggelar City Sanitation Summit (CSS) ke XIX Tahun 2019 di Kota Banjarmasin, Provinsi Kalimantan Selatan, dari tanggal 23-25 September.
Acara yang mengundang 492 Kepala Daerah, baik Bupati dan Walikota yang tergabung dalam anggota AKKOPSI, untuk tahun 2019 kali ini, mengambil tema Kepemimpinan kuat merupakan kunci sukses dalam keberlangsungan layanan menuju akses sanitasi aman. (efa)






