PEMERINTAH Kabupaten Agam terus melakukan berbagai upaya serta langkah strategis dalam menangani berbagai bencana yang terjadi di 16 Kecamatan, mulai dari sarana prasarana maupun kebutuhan lainya sehingga dalam menangani berbagai bencana bisa berjalan dengan seksama tanpa ada kendala sedikitpun.
Kesigapan itu terlihat dengan secara cepat Pemkab Agam menyerahkan dua unit armada mobil pemadam kebakaran (damkar) demi terciptanya keamanan dan keselamatan masyarakat Agam dari bahaya kebakaran.
Armada tersebut sebelumnya telah diserahkan oleh perwakilan penyedia, PT Karja Jaya Mandiri (Kajama), Megah Prakoso, kepada Bupati Agam, Ir. H. Benni Warlis, M.M., yang diperoleh menggunakan dana Transfer ke Daerah (TKD), usai pelaksanaan apel gabungan ASN di halaman Kantor Bupati Agam, Senin (5/10).
Penyerahan Armada tersebut dilakukan secara simbolis diserahkan Bupati Agam, Ir.H. Benni Warlis, M.M kepada Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Agam, Fauzi, S.STP., MA.
Dalam serah terima tersebut, Bupati Agam, Benni Warlis, mengingatkan agar armada tersebut dimanfaatkan secara maksimal serta dirawat sebaik mungkin demi ketangguhan kedepan.
“Mobil damkar adalah unit yang sangat penting bagi sarana pendukung untuk kelangsungan penanganan kedaruratan terutama dalam kebakaran, dimana daerah kita yang begitu luas dan secara tufografi kita lengkap tentu sarana prasarana harus kita lengkapi,”jelasnya.
Saat ini Pemerintah terus berupaya merealisasikan satu persatu kebutuhan yang diperlukan demi kesiapan dalam menghadapi bencana sehingga ketika bencana datang, sudah siap siaga tanpa harus menunggu lama, makanya harus dijaga dan dipastikan selalu dalam kondisi siap operasional kapanpun dimanapun.
“Dengan adanya armada mobil damkar ini, maka manfaatkan dan rawat sebaik mungkin. Pastikan armada selalu siap untuk beroperasi sehingga kapanpun dibutuhkan siap digunakan,” ujarnya.
Disisi lain kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Agam, Fauzi, S.STP., MA menerangkan, bahwa saat ini armada damkar yang dimiliki sudah berjumlah tujuh unit. Dengan tambahan dua armada baru tersebut, total armada damkar Kabupaten Agam kini menjadi sembilan unit.
“Penambahan armada ini diharapkan menjadi spirit serta kekuatan bagi tim lapangan untuk menjalankan tugas secara maksimal serta mengemban tugas sebaik mungkin. Dengan semangat pengabdian “kami datang, api padam”, petugas diharapkan semakin sigap dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,”ucapnya.
Keberadaan dua armada baru tersebut juga diharapkan memperkuat kesiapsiagaan Pemerintah Kabupaten Agam dalam menghadapi kejadian kebakaran dan kondisi darurat lainnya, sehingga penanganan dapat dilakukan lebih cepat, optimal, dan efektif.tanpa harus menunggu lama. (pry)






