AGAM/BUKITTINGGI

Tabligh Akbar di Bukittinggi, Dubes Palestina: Saya Merasa di Negeri Sendiri

×

Tabligh Akbar di Bukittinggi, Dubes Palestina: Saya Merasa di Negeri Sendiri

Sebarkan artikel ini
SEMANGAT PERSAUDARAAN— Semangat persaudaraan dan solidaritas untuk rakyat Palestina mewarnai pelaksanaan Tabligh Akbar di Masjid Jami Aur Kuning, Kota Bukittinggi, Sabtu (3/10).

BUKITTINGGI, METRO— Semangat persauda­ra­an dan solidaritas untuk rakyat Palestina mewarnai pelaksanaan Tabligh Akbar di Masjid Jami Aur Kuning, Kota Bukittinggi, Sabtu (3/10). Kegiatan yang digelar Pemerintah Kota Bukittinggi bersama Qupro Indonesia dan Aliansi Kemanusiaan Indonesia itu sekaligus menyambut kunjungan resmi Duta Besar Palestina untuk Republik Indonesia, H.E. Dr. Abdalfattah Ahmed Khalil Al-Sattari.

Tabligh Akbar tersebut men­jadi momentum untuk mem­pererat hubungan per­saudaraan antara ma­sya­­rakat Bukittinggi dan rak­yat Palestina, sekaligus memperkuat kepedulian ter­ha­dap perjuangan ke­ma­­nu­siaan di wilayah ter­se­but.

Wakil Wali Kota Bukittinggi, Ibnu Asis, mengatakan kehadiran Dubes Palestina bersama Bang Onim dan rombongan memiliki makna penting bagi ma­syarakat Bukittinggi. Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga wadah untuk menyatukan doa dan dukungan bagi rak­yat Palestina.

Ia menegaskan, kepe­dulian terhadap Palestina sejalan dengan nilai-nilai yang dipegang masyarakat Minangkabau, yakni Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah.

“Bukittinggi Basamo untuk Palestina, untuk Kemanusiaan bukan sekadar tema, tetapi menggambarkan kepedulian ma­sya­rakat Bukittinggi terhadap kemanusiaan. Melalui Tabligh Akbar ini, kita menyatukan doa dan ikhtiar untuk saudara-saudara kita di Palestina. Semoga men­jadi bagian dari ikhtiar ber­sama untuk terwujudnya kedamaian, keadilan dan kemerdekaan bagi rak­yat Palestina,” ujar Ib­nu Asis.

Baca Juga  94,2 Persen Pajak Kendaraan Plat Merah Sudah Dibayarkan di Kota Bukittinggi

Ia menambahkan, Indonesia dan Palestina memiliki ikatan persaudaraan yang kuat dan telah terjalin sejak lama. Karena itu, dukungan terhadap rakyat Palestina harus terus dirawat melalui doa, solidaritas, serta berbagai aksi kemanusiaan.

Ibnu Asis juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam me­nyuk­seskan kegiatan tersebut. Ia berharap se­ma­­ngat kebersamaan yang terbangun melalui Tabligh Akbar dapat terus mendorong kepedulian ma­­sya­­rakat terhadap sesama.

Sementara itu, Duta Besar Palestina untuk Republik Indonesia, H.E. Dr. Abdalfattah Ahmed Khalil Al-Sattari, mengungkapkan rasa syukur dan kebahagiaannya dapat berkunjung ke Bukittinggi serta bertemu langsung dengan masyarakat.

Ia mengapresiasi sambutan hangat Pemerintah Kota Bukittinggi dan ma­sya­rakat. Menurutnya, Bu­kit­­tinggi bukan hanya memiliki keindahan alam, tetapi juga menyimpan sejarah penting dalam perjalanan bangsa Indonesia.

“Saya tidak pernah me­rasa sebagai orang asing di Indonesia. Saya me­rasa berada di negeri sen­diri dan di tengah masya­rakat sendiri. Ketika bertemu dengan masyarakat Indonesia, saya merasa tidak sendirian. Terima kasih kepada Pemerintah Kota Bukittinggi dan seluruh masyarakat atas sambutan, kepedulian, serta dukungan yang diberikan kepada Palestina,” ujarnya.

Baca Juga  Kapasitas Bundo Kanduang Nagari Gadut Ditingkatkan

Abdalfattah menyebut kondisi Palestina, terutama di Gaza, Tepi Barat, dan Al-Quds, masih membutuhkan perhatian serta dukungan masyarakat internasional. Ia berharap solidaritas masyarakat Indonesia terus terjaga, termasuk melalui doa bagi keselamatan dan masa depan rakyat Palestina.

Dalam kesempatan itu, ia juga mengajak masya­ra­kat Indonesia untuk terus mendoakan Palestina. Ia berharap suatu hari nanti dapat kembali bertemu dengan masyarakat Indonesia dalam suasana damai di Masjid Al-Aqsa, tempat suci yang memiliki mak­na penting bagi umat Islam.

“Doakan kami, insya Allah Allah mengijabah doa-doa kita. Mudah-mu­dahan pertemuan kita beri­kut­nya ada di Masjidil Aqsa yang penuh berkah,” ujarnya.

Kegiatan Tabligh Akbar tersebut menjadi wujud dukungan moral masya­ra­kat Bukittinggi terhadap rakyat Palestina. Melalui doa dan solidaritas kema­nu­siaan, masyarakat berharap perdamaian, keadilan, serta kemerdekaan dapat terwujud bagi rakyat Palestina. (pry)