METRO SUMBAR

Wirid Bulanan ASN Pasbar, Bupati Yulianto: ASN Harus Jadi Teladan bagi Masyarakat

×

Wirid Bulanan ASN Pasbar, Bupati Yulianto: ASN Harus Jadi Teladan bagi Masyarakat

Sebarkan artikel ini
SAMBUTAN—Bupati Pasaman Barat Yulianto memberikan sambutan saat wirid bulanan ASN di Masjid Agung Baitul Ilmi, Simpang Empat, Jumat (2/10).

PASBAR, METRO– Bupati Pasaman Barat Yulianto mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) menjadikan wirid pengajian bulanan sebagai agenda rutin untuk memperkuat keimanan sekaligus menjadi teladan bagi masyarakat. Ajakan itu disampaikan Bupati Yulianto saat menghadiri Wirid Pengajian Bulanan ASN Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat di Masjid Agung Baitul Ilmi, Simpang Empat, Jumat (2/10).

Bupati Yulianto mengatakan, wirid bulanan bukan ha­nya kegiatan seremonial, melainkan wadah untuk mempererat silaturahmi antarsesama ASN serta me­ningkatkan pemahaman keagamaan. “Kepada ba­pak dan ibu kepala OPD, saya mengajak untuk me­ngikutsertakan seluruh pegawai dalam kegiatan me­makmurkan masjid. ASN harus mampu mem­beri­kan contoh yang baik kepada masyarakat di lingkungan masing-masing,” ujar Bupati Yulianto.

Ia juga mengimbau ASN agar aktif mengikuti kegiatan keagamaan di lingkungan tempat tinggal masing-masing. Kegiatan wirid kali ini menghadirkan Ustaz Fadda Helmi Atamri Lubis, alumni Pesantren Purba Baru, dengan tema mengingat kematian.

Turut hadir anggota DPRD Pasaman Barat, Ketua TP-PKK Kabupaten Pasaman Barat Ny. Sifrowati Yulianto, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Ny. Erisa Doddy San Ismail, staf ahli bupati, para asisten, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), kepala bagian, kepala bidang, Camat Pasaman, dan tokoh masyarakat.

Dalam tausiahnya, Ustaz Fadda Helmi menjelas­kan bahwa kematian adalah kepastian yang paling de­kat dengan manusia, namun waktu kedatangannya me­rupakan rahasia Allah Swt. yang tidak diketahui siapa pun. “Dunia hanya persinggahan semata, tempat mencari bekal dan amal sebanyak-banyaknya. Ketika tiba waktunya, ketika ruh keluar dari jasad, manusia tidak akan bisa berbuat apa-apa. Untuk itu, marilah selalu mengingat kematian dengan mendekatkan diri kepada Allah Swt.,” ungkapnya.

Baca Juga  Pedagang Carocok Painan Berharap Pengunjung Libur Idul Fitri Tahun 2024 Membludak

Ia juga mengajak jemaah untuk memperbanyak istigfar karena dapat menghapus dosa, terutama setelah menunaikan salat wajib maupun sunah. Menurutnya, keutamaan mengingat kematian di antaranya mendorong manusia untuk segera ber­to­bat, lebih rajin beribadah, serta menumbuhkan rasa cu­kup dan syukur atas nikmat yang diberikan Allah Swt. ­(end)