LIMAPULUHKOTA, METRO— PT Astra Honda Motor (AHM) bersama Main Dealer sepeda motor Honda wilayah Sumatera Barat, PT Menara Agung, memperkuat sinergi dengan dunia pendidikan melalui pengembangan pendidikan vokasi berbasis industri. Upaya tersebut diwujudkan melalui pengukuhan Pos AHASS Teaching Factory (TEFA) di SMKN 1 Kecamatan Luak, Kabupaten Lima Puluh Kota, yang menjadi Pos AHASS TEFA ke-31 di Indonesia.
Kehadiran Pos AHASS TEFA membawa pembelajaran yang lebih dekat dengan lingkungan industri ke dalam sekolah. Melalui fasilitas ini, siswa tidak hanya mendapatkan pembelajaran teori dan praktik, tetapi juga diperkenalkan dengan proses kerja serta standar layanan yang diterapkan di jaringan bengkel resmi Honda.
Bagi PT Menara Agung, kolaborasi bersama SMKN 1 Luak menjadi bagian dari komitmen untuk mendukung pengembangan sumber daya manusia melalui pendidikan vokasi. Kedekatan antara institusi pendidikan dan industri diharapkan dapat membantu siswa memiliki kompetensi yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja.
Service Manager PT Menara Agung, Albert Haslim, mengatakan pengembangan Pos AHASS TEFA menjadi salah satu bentuk nyata kolaborasi antara dunia pendidikan dan industri dalam mempersiapkan generasi muda dengan keterampilan yang sesuai kebutuhan di lapangan.
“Melalui Pos AHASS TEFA, siswa mendapatkan kesempatan untuk mengenal standar dan budaya kerja industri sejak berada di bangku sekolah. Kami berharap pengalaman tersebut dapat menjadi bekal bagi siswa untuk terus mengembangkan kompetensi dan lebih siap menghadapi dunia kerja setelah menyelesaikan pendidikan,” ujar Albert.
SMKN 1 Luak sendiri memiliki rekam jejak dalam pengembangan pendidikan vokasi bersama Astra Honda. Sekolah tersebut sebelumnya berhasil meraih peringkat II SMK TUK Mitra Binaan Astra Honda Terbaik se-Sumatera dalam Festival Vokasi Satu Hati pada Februari 2025.
Capaian tersebut menjadi bagian dari proses pengembangan sekolah dalam menghadirkan pembelajaran yang selaras dengan kebutuhan industri. Kehadiran Pos AHASS TEFA kemudian memperkuat sarana pembelajaran berbasis praktik sekaligus memberikan ruang bagi siswa untuk mendapatkan pengalaman yang lebih dekat dengan lingkungan kerja profesional.
Asisten Administrasi Umum Kabupaten Lima Puluh Kota, Win Hari Endi, mengapresiasi kolaborasi antara dunia pendidikan dan industri yang diwujudkan melalui kehadiran Pos AHASS TEFA di SMKN 1 Luak. Menurutnya, keterhubungan antara pembelajaran di sekolah dengan kebutuhan dunia kerja menjadi salah satu hal penting dalam mempersiapkan lulusan SMK.
“Kami berharap keberadaan Pos AHASS TEFA ini dapat memberikan pengalaman dan keterampilan yang semakin sesuai dengan kebutuhan dunia kerja bagi para siswa. Ke depan, kolaborasi seperti ini juga dapat terus dikembangkan sehingga semakin banyak lulusan SMK yang memiliki kompetensi dan siap berkontribusi di dunia industri,” ujar Win Hari Endi.
Sementara itu, Manager Vocational PT Astra Honda Motor (AHM), Gunardi, mengatakan pengembangan Pos AHASS TEFA merupakan bagian dari upaya AHM bersama jaringan Main Dealer dalam mendukung pendidikan vokasi yang memiliki keterkaitan erat dengan kebutuhan industri.
“Pos AHASS TEFA diharapkan dapat menjadi ruang belajar yang memberikan pengalaman nyata kepada siswa mengenai proses kerja di industri, sekaligus membantu mereka mengembangkan keterampilan teknis dan sikap kerja yang dibutuhkan ketika memasuki dunia profesional,” ujar Gunardi.
Pengukuhan Pos AHASS TEFA SMKN 1 Luak turut dihadiri unsur pemerintah daerah dan Dinas Pendidikan Sumatera Barat sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan pendidikan vokasi di daerah.
Pengembangan Pos AHASS TEFA merupakan bagian dari komitmen AHM bersama Main Dealer dalam mendukung pendidikan vokasi melalui program pembinaan SMK Mitra Binaan Astra Honda. Melalui sinergi tersebut, pembelajaran di sekolah diarahkan agar semakin dekat dengan kebutuhan industri, sekaligus memberikan ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan kompetensi dan mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja. (rgr)






