SOLOK, METRO— Ruas Jalan Nasional Padang-Solok pascabanjir bandang kembali dapat dilalui pada Selasa sore (22/9), setelah sempat terputus. Meski begitu, Polisi masih menerapkan sistem buka-tutup karena proses pembersihan material bencana di sejumlah titik belum rampung.
Ruas Solok Padang yang terputus akibat banjir bandang pada malam sebelumnya dibuka untuk umum sekitar pukul 16.00 WIB, disertai penanganan lanjutan pembersihan sungai serta muara untuk memperlancar aliran dan mengurangi risiko banjir susulan.
Kendaraan dari arah Solok maupun Padang kini dapat melintas secara bergantian dengan memanfaatkan satu lajur. Petugas kepolisian bersama instansi terkait masih berjaga untuk mengatur arus lalu lintas di lokasi terdampak.
Kasat Lantas Polresta Padang, Iptu Akbar Kharisma Tanjung mengatakan, kendaraan dari kedua arah sudah dapat melintas secara bergantian menggunakan satu jalur.
“Untuk saat ini satu jalur dulu, diberlakukan sistem buka-tutup,” ujar Iptu Akbar saat dikonfirmasi, Selasa (22/9).
Ia menyebutkan, petugas kepolisian bersama instansi terkait masih berada di lokasi untuk mengatur arus lalu lintas sekaligus memastikan kendaraan dapat melintas dengan aman. Sistem buka-tutup diterapkan karena proses evakuasi dan pembersihan material dampak bencana masih dilakukan secara intensif di sejumlah titik.
“Pengendara yang melintasi jalur Solok-Padang diminta meningkatkan kewaspadaan dan mengurangi kecepatan kendaraan. Pengendara juga diminta mematuhi arahan petugas di lapangan. Pengendara juga diminta bersabar apabila terjadi antrean selama proses buka-tutup diberlakukan,” tutur dia.
Menurutnya, kondisi jalur dapat berubah sewaktu-waktu menyesuaikan situasi di lapangan, terutama selama proses pembersihan dan penanganan pascabencana masih berlangsung. Pihaknya memastikan pemantauan arus lalu lintas terus dilakukan selama proses penanganan pascabencana berlangsung.
“Masyarakat juga diimbau mengikuti informasi resmi terkait kondisi terkini jalur Solok-Padang sebelum melakukan perjalanan,” tutur dia.
Kendaraan Kecil Dialihkan Lewat Jalan Lingkar Arosuka
Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Sumbar Kombes Pol HM Reza Chairul Akbar Sidiq mengatakan, pengalihan arus dilakukan untuk menjaga keselamatan para pengguna jalan. Menurutnya, kendaraan kecil sementara diarahkan melalui jalur Lingkar Arosuka yang sudah dapat dilalui dengan lancar.
“Jalur Lingkar Arosuka sudah bisa dilalui kendaraan kecil. Namun, tetap kami lakukan pemantauan melalui personel Satuan Lalu Lintas Polres Solok,” ujar Reza Selasa siang (22/9)
Kombes Pol Reza menjelaskan, sebelumnya jalur utama Solok-Padang di kawasan tersebut tidak dapat dilalui akibat material galodo yang menerjang kawasan Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Solok di Arosuka, Nagari Batang Barus, Kecamatan Gunung Talang.
Untuk mengantisipasi kemacetan dan memastikan kelancaran arus lalu lintas, personel kepolisian ditempatkan di sejumlah titik. Petugas juga memberikan informasi kepada pengendara mengenai kondisi jalur serta pengalihan arus yang diberlakukan.
“Alhamdulillah, arus sudah berjalan dengan normal. Namun, jalur baru Lingkar Arosuka ini belum bisa dilalui truk-truk yang bermuatan berat,” katanya.
Sementara itu, kendaraan truk dan kendaraan berat lainnya untuk sementara dialihkan melalui jalur Padangpanjang. Pengalihan tersebut dilakukan hingga jalur utama di depan Kantor Bupati Solok selesai dibersihkan dari material lumpur dan sisa galodo.
Pembersihan jalur utama dilakukan oleh ratusan personel gabungan dari Polda Sumbar dan Brimob yang dibantu jajaran Polres Solok Arosuka. Petugas gabungan terus berjibaku membersihkan material yang menutupi badan jalan agar jalur utama Solok-Padang dapat kembali dilalui seluruh jenis kendaraan dengan aman.(*)






