JAKARTA, METRO— Indonesia International Jetsports Grand Prix (IGP) 2026 akan diselenggarakan pada 2–6 Desember 2026 di Jetski Academy Indonesia, Ancol, Jakarta Utara. Kompetisi itu awalnya dijadwalkan berlangsung pada awal Agustus ini dengan nama Indonesia Internasional Jetsport World Series 2026.
Sebanyak kurang lebih ada 40-an negara dan 300-an peserta akan datang ke acara ini. Dengan jumlah peserta sebanyak itu diharapkan memberikan dampak positif terhadap berbagai sektor seperti pariwisata nasional, perhotelan dan industri hospitality, restoran dan kuliner, transportasi, UMKM dan ekonomi kreatif, industri olahraga, serta promosi investasi serta citra Indonesia di tingkat internasional.
Melalui penyelenggaraan kejuaraan ini, Indonesia tidak hanya menjadi tuan rumah kompetisi olahraga dunia, tetapi juga memperkuat posisinya sebagai salah satu destinasi unggulan sport tourism di Asia.
Penyelenggaraan ini juga sekaligus sebagai bagian dari komitmen IJBA untuk memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu pusat olahraga jetsports internasional di kawasan Asia-Pasifik serta menandai dimulainya babak baru dalam pengembangan olahraga jetsports di Indonesia.
Ajang ini juga menjadi kesempatan emas untuk pemikat pebalap-pebalap belia nasional sehingga mereka bisa tertarik untuk terjun ke dunia jetski dan berbicara di level dunia.
Ketua Umum Indonesia Jetsports Boating Association (IJBA) Syaiful Sutan Aswar menyatakan, untuk menjadi atlet jetski profesional memang membutuhkan jalan panjang. Sehingga acara ini bisa dipakai untuk menggaet potensi-potensi Indonesia yang tertarik terlebih dahulu.
“Itu harapan saya karena saya tahu itu tidak akan mudah. Proses itu tidak sebentar, tetapi membutuhkan puluhan tahun,” kata Syaiful di Jakarta.
Dua pebalap jetski Indonesia yang dipastikan ikut serta dalam ajang ini adalah Aero Sutan Aswar dan Asqa Sutan Aswar. Kedua nama tersebut merupakan putra kandung Syaiful.
Fully sapaan akrab Syaiful Sutan Aswar mengatakan, untuk membentuk atlet yang bermental juara seperti kedua putranya perlu konsistensi sehingga siapa pun yang nantinya tertarik menggeluti jetski harus benar-benar melalui semua proses yang berat.
Fully menuturkan, untuk melatih kedua atlet butuh waktu pulihan tahun. “Setiap hari kerja mereka hanya sekolah dan jetski. Mereka ini tidak tahu dunia luar. Saya tidak pernah didik mereka untuk ke mana-mana,” ujar dia.
Aero dan Aqsa menegaskan komitmennya untuk merebut gelar juara. “Menurut saya, kalau ditanya target pasti mau juara. Jadinkalau nanti terpeleset bisa kedua atau ketiga. Nah kalau target ketiga, bisa meleset keeempat tau kelima. Gagal naik podium. Jadi kalau ada atlet tak menargerkan hasil capaian yang tinggi, berarti ada yang salah dari itu,” ucap Aero.
Sementara, mengenai sistem balapan di sini tidak ada perubahan. Perubahan hanya nama saja. “Konsep dan cara bertanding sama, yakni menggunakan sistem poin,” kata Aero.
Kejuaraan ini akan mempertemukan para pebalap terbaik dunia dalam kompetisi berstandar internasional sekaligus menjadi fondasi bagi lahirnya Indonesia Jetsports World Series (IJWS) yang akan resmi bergulir mulai tahun 2027.
IGP 2026 bukan sekadar sebuah kompetisi internasional, melainkan langkah strategis Indonesia dalam membangun kalender kejuaraan dunia yang berkelanjutan serta meningkatkan partisipasi atlet, tim, sponsor, media, dan wisatawan dari berbagai negara.
Perubahan nama kejuaraan serta jadwal penyelenggaraan merupakan hasil pembahasan dan kesepakatan bersama antara Presiden International Jet Sports Boating Association (IJSBA), Scott Frazier, dan Presiden Indonesia Jetsports Boating Association (IJBA), Syaiful Aswar.
Keputusan tersebut diambil sebagai langkah strategis untuk menyelaraskan penyelenggaraan kejuaraan dengan kalender kompetisi jetsports internasional, menghindari padatnya jadwal kejuaraan dunia pada periode sebelumnya, serta memberikan kesempatan yang lebih luas bagi pebalap dan tim internasional untuk berpartisipasi di Indonesia.
Kesepakatan ini sekaligus mencerminkan komitmen bersama antara IJSBA dan IJBA dalam memperkuat penyelenggaraan kejuaraan internasional yang profesional, kompetitif, dan mampu menarik partisipasi pembalap terbaik dunia. (jpg)






