KURANJI, METRO –Senyum bahagia terpancar dari wajah warga Kampung Tanjung, Kecamatan Kuranji. Setelah pascabencana hidrometeorologi yang melanda pada November 2025 lalu, mereka kini resmi memiliki hunian yang aman dan layak.
Kepastian ini ditandai dengan penyerahan kunci rumah Hunian Tetap (Huntap) Mandiri oleh Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, Jumat (10/7).
Dalam sambutannya, Wawako Maigus Nasir menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada pemerintah pusat, khususnya Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), yang telah mengucurkan bantuan bagi warga terdampak. Pemberian Huntap Mandiri ini diharapkan dapat meringankan beban sekaligus memulihkan kehidupan para korban.
“Mewakili wali kota, dan masyarakat Kota Padang, kami ucapkan terima kasih kepada pemerintah pusat melalui BNPB karena masyarakat kita bisa merasakan rumah yang layak,” ujar Maigus Nasir di hadapan warga.
Maigus juga menaruh harapan besar agar warga yang saat ini masih bertahan di Hunian Sementara (Huntara) bisa secepatnya menyusul. Pasalnya, pemerintah daerah telah merencanakan pembangunan 22 unit Huntap tambahan untuk menuntaskan pemulihan pascabencana.
“Saya berharap masyarakat yang masih berada di Huntara agar bisa segera kembali ke hunian tetap dan bisa melakukan aktivitas dengan normal dan nyaman,” tambah Wawako.
Komitmen percepatan tersebut langsung direspons positif oleh Sekretaris Utama (Sestama) BNPB, Dr. Apt. Rustian. Ia menegaskan agar PT Semen Padang selaku mitra kerja sama dalam proyek ini untuk segera mengeksekusi sisa pembangunan rumah yang direncanakan.
“Untuk PT Semen Padang dikerjakan saja 22 rumah lagi, karena BNPB sudah menyediakan dana untuk pembangunannya,” tegas Dr. Rustian.
Tidak hanya fokus pada pemulihan fisik rumah, Sestama BNPB juga mengingatkan Pemko Padang terkait potensi ancaman bencana ke depan, yakni fenomena gelombang panas El Nino yang diprediksi memicu kemarau panjang.
Sebagai langkah antisipasi konkret, ia menyarankan pembangunan sumur bor dalam untuk menjamin ketersediaan air bersih bagi warga.
“BNPB akan membantu membangun sumur bor yang dalam sehingga dapat melayani masyarakat, tolong kepada Wakil Wali Kota untuk mencari titik yang lahannya bisa diakses seluruh masyarakat,” kata Dr. Rustian. Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak perlu dicekam rasa takut berlebih terhadap potensi bencana, namun harus tetap meningkatkan kewaspadaan.
Acara penyerahan kunci ini turut disaksikan oleh Anggota DPRD Kota Padang Iskandar, jajaran Direksi PT Semen Padang, Camat Kuranji Rozaldi Rosman, lurah. Kolaborasi lintas sektor ini menjadi bukti nyata bahwa negara hadir di tengah masyarakat untuk membangun kembali kehidupan yang lebih inklusif dan aman. (oza)






