AGAM/BUKITTINGGI

Rp54,46 Miliar Dikucurkan Perbaiki 24 Ruas Jalan, Pemkab Agam Percepat Pembangunan Infrastruktur Pascabencana

×

Rp54,46 Miliar Dikucurkan Perbaiki 24 Ruas Jalan, Pemkab Agam Percepat Pembangunan Infrastruktur Pascabencana

Sebarkan artikel ini
Ofrizon Kadis PUTR Kabupaten Agam

AGAM, METRO–Pemerintah Kabupaten Agam mulai merealisasikan program perbaikan 24 ruas jalan yang mengalami kerusakan akibat bencana hidro­meteorologi. Pro­yek senilai Rp54,46 miliar itu diharapkan mampu me­mulihkan akses transportasi sekaligus mendorong kebangkitan eko­nomi ma­sya­ra­kat di wilayah terdampak.

Kepala Dinas Pe­ker­jaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Agam, Ofrizon me­nga­takan, anggaran tersebut bersumber dari Da­na Tran­sfer ke Daerah (TKD) yang dialoka­si­kan pemerintah pusat untuk mendukung pembangu­nan infrastruktur di daerah.

Dana itu akan digu­na­kan untuk mem­biayai 24 paket pekerjaan yang ter­sebar di sejumlah kecamatan di Kabupaten Agam. Saat ini, sebagian besar paket telah menyelesaikan taha­pan perencanaan dan siap memasuki proses pelaksanaan fisik.

Beberapa ruas jalan yang akan diperbaiki di an­taranya Jalan Koto Alam–Pasar Batu Kambiang (R.08.­008) dengan anggaran Rp2,5 miliar, Jalan Pa­dang Koto Gadang–Tom­pek Ha­ra­pan (R.08.002) sebesar Rp3 miliar, Jalan Simpang Kayu Pasak–Sikabau (R.08.005) senilai Rp2,5 miliar, serta Jalan Ladang Makmur–Tulang Gajah di Kecamatan Palembayan dengan anggaran Rp3 miliar.

Selain itu, pemerintah juga akan memperbaiki Ja­lan Simpang Panta–Ba­teh Bukittinggi (R.07.003) yang memperoleh alokasi anggaran terbesar, yakni Rp11 miliar. Pekerjaan lainnya men­ca­kup peningkatan Jalan Sim­pang Canduang–Simpang Bukik Bata­buah (R.13.001) dengan nilai kontrak Rp3,5 miliar, serta sejumlah ruas jalan lain yang tersebar di berbagai wilayah.

Baca Juga  Bukittinggi Bangun Mal Pelayanan Publik

Menurut Kepala Dinas PUTR, pelaksanaan pembangunan fisik akan dimulai secara bertahap pada akhir Juli 2026 setelah seluruh tahapan administrasi dan teknis rampung. Seluruh proyek ditargetkan selesai sebelum akhir tahun 2026.

“Sebagian besar paket pekerjaan telah menyelesaikan dokumen perencanaan. Pekerjaan fisik akan dimulai secara bertahap pada akhir Juli 2026 dan ditargetkan rampung pada akhir tahun,” ujarnya.

Ia menjelaskan, percepatan pembangunan tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan Bupati Agam­ yang meminta seluruh perangkat daerah terkait mempercepat proses persiapan pembangunan infrastruktur agar manfaatnya segera dirasakan masyarakat.

Menindaklanjuti in­struk­­­si tersebut, Dinas PUTR terus mengakselerasi seluruh tahapan, mulai dari penyusunan administrasi, perencanaan teknis, hingga persiapan pelaksanaan konstruksi. Langkah ini dilakukan agar tidak terjadi keterlambatan da­lam pelaksanaan proyek.

“Sesuai arahan Bupati Agam agar proses pembangunan dipercepat, saat ini sebagian besar paket pekerjaan telah menyelesaikan tahapan dokumen perencanaan,” katanya.

Ia menambahkan, pem­bangu­nan dan rehabilitasi jalan tidak hanya bertujuan memperbaiki kerusakan akibat bencana, tetapi juga meningkatkan kualitas infrastruktur transportasi di Kabupaten Agam secara menyeluruh.

Baca Juga  Kembangkan Potensi Lokal, Ketua Dekranasda Agam Hadiri Rakor Pembina Kerajinan se-Sumbar

Keberadaan jalan yang le­bih baik diharapkan mam­pu memperlancar mo­­bilitas ma­sya­rakat, mem­­perkuat ko­nek­tivitas an­tarwilayah, mempercepat distribusi hasil pertanian, serta men­dorong per­tum­buhan ekonomi da­­erah.

Karena itu, pihaknya mengharapkan dukungan penuh dari ma­sya­rakat selama proses pem­ba­ngunan berlangsung. Kerja sama seluruh pihak dinilai penting agar seluruh proyek dapat diselesaikan sesuai target.

“Saya berharap dukungan dari seluruh ma­sya­rakat selama proses pekerjaan berlangsung,” ujarnya.

Masyarakat juga diimbau untuk bersabar apabila selama proses pembangunan terjadi gangguan sementara, seperti pengalihan arus lalu lintas, perlambatan perjalanan, maupun aktivitas alat berat di sekitar lokasi proyek.

Menurutnya, ketidaknyamanan yang mungkin terjadi selama masa konstruksi merupakan bagian dari proses menghadirkan infrastruktur jalan yang lebih baik, aman, dan ber­kualitas bagi masyarakat Kabupaten Agam.

Dengan selesainya seluruh paket pekerjaan pada akhir tahun nanti, Pemerintah Kabupaten Agam berharap akses transportasi di daerah terdampak bencana kembali pulih sehingga mam­pu meningkatkan aktivitas ekonomi, mem­­perlancar distribusi barang, serta mendukung ke­sejahteraan ma­sya­ra­kat. (pry)