AGAM, METRO—Satu individu bunga bangkai jenis Amorphophallus titanum kembali mekar sempurna di pinggir jalan nasional menghubungkan Sumatera Barat-Sumatera Utara tepatnya di Jorong Batu Gadang, Nagari Koto Rantang, Kecamatan Palupuh, Kabupaten Agam.
Kepala Resort Konservasi Wilayah II Maninjau Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumbar Ade Putra mengatakan bunga bangkai jenis Amorphophallus titanum yang tumbuh di pinggir jalan nasional ini merupakan bunga yang langka dan dilindungi katanya
Kemudian mekarnya bunga tersebut sudah masuk hari keempat dan biasanya untuk beberapa hari kedepan akan layu. katanya.
Ia mengatakan Bunga bangkai tumbuh di lahan milik warga Jorong Batu Gadang, Nagari Koto Rantang, Kecamatan Palupuh, Kabupaten Agam dengan 700 meter diatas permukaan laut (MDPL).
“Jarak lokasi bunga mekar ke jalan lintas hanya sekitar 20 meter dan tumbuh cukup subur,” katanya.
Kecamatan Palupuh lanjut ade merupakan habitat dari bunga dilindungi Undang-Undang RI Nomor 5 Tahun 1990 sebagaimana telah diubah dengan UU RI Nomor 32 Tahun 2024 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya.
Sebelumnya, juga ada bunga bangkai mekar sempurna di Sitingkai, Nagari Koto Rantang, Kecamatan Palupuh.ApalagI Kecamatan Palupuah memiliki kondisi iklim dan topografinya mendukung untuk tempat hidup atau habitat bagi bunga itu,” katanya .
Ade menambahkan Khusus di Agam, tambahnya 15 dari 16 kecamatan pernah ditemukan mekar bunga bangkai tersebut, kecuali Kecamatan Tanjung Mutiara.
Saat ini ada empat jenis bunga bangkai yang ditemukan di wilayah Agam, yakni Amorphophallus titanum, Amorphophallus gigas, Amorphophallus paeoniifolius, dan Amorphophallus variabilis.
Bunga bangkai sendiri diketahui mengalami dua fase, yaitu fase vegetatif atau berdaun yang ditandai dengan adanya batang dan daun serta berlangsung sampai dengan dua tahun, dan fase generatif atau berbunga yang berlangsung selama 7-10 hari.
“Berbeda dengan tumbuhan bunga Rafflesia Arnoldii yang disebut bunga berumah dua, bunga bangkai adalah bunga berumah satu yang memiliki bunga jantan dan betina,” katanya. (pry)






