METRO BISNIS

Dorong Kemajuan UMKM, Menteri Maman Integrasikan Data hingga Pelatihan Wirausaha

×

Dorong Kemajuan UMKM, Menteri Maman Integrasikan Data hingga Pelatihan Wirausaha

Sebarkan artikel ini
FESTIVAL—Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman menghadiri Festival Kemudahan dan Pelindungan Usaha Mikro di Gedung Smesco.

JAKARTA, METRO–Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (U­MKM) Maman Abdurrahman mendorong kemajuan UMKM guna memperkuat ekonomi rakyat. Kementerian menempuh cara integrasi data hingga pendampingan usaha.

Kementerian juga meng­­gelar Festival Kemu­dahan dan Pelindungan Usaha Mikro di Gedung Smesco, Jakarta Selatan. Kegiatan ini mempermu­dah layanan terpadu yang mencakup kemudahan legalitas usaha, sertifikasi, pelindungan produk dan usaha, serta akses pembiayaan.

“Kami ingin kegiatan se­perti ini menjadi wujud nyata kehadiran pemerintah dalam memberikan pelayanan dan pendampingan yang mendukung setiap proses tumbuh kem­bang UMKM Indonesia,” ujar Menteri Maman, Selasa (30/6).

Terdapat 3 langkah stra­tegis untuk mempercepat transformasi usaha mikro. Pertama pendataan dan layanan terintegrasi melalui aplikasi SAPA UMKM, pelatihan wirausaha baru melalui Program Kesejah­teraan Rakyat (Pro-Kesra) Produktif, serta pendam­pingan pengembangan usaha melalui lembaga inkubator.

Baca Juga  BRI Runners Padang Helat BRImo Car Free Run di CFD Padang

Ketiga program tersebut diharapkan mampu meningkatkan produktivitas, memperkuat daya saing, sekaligus membangun fondasi ekonomi nasional yang tangguh, mandiri, dan berkelanjutan.

“Hari ini sekitar 1.700 UMKM memperoleh berbagai layanan dan manfaat. Kami berharap festival ini dapat terus diselenggarakan di berbagai daerah sebagai bentuk pelayanan yang benar-benar dirasakan pelaku UMKM, bukan sekadar kegiatan seremonial,” imbuhnya.

Dalam kegiatan ini, se­puluh pelaku UMKM menerima berbagai bentuk fasilitasi, antara lain Nomor Induk Berusaha (NIB), Sertifikat Halal, Sertifikat Me­rek, Sertifikat SNI Bina UMK, Sertifikat Perseroan Perorangan, Sertifikat SP-PIRT dan SLHS, izin edar BPOM, bantuan modal pe­ngembangan usaha, serta kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan.

Sementara, Menteri Ko­ordinator Bidang Pe­re­ko­nomian Airlangga Har­tarto menyatakan men­dukung perluasan pem­biayaan, pe­ngembangan kapasitas usaha, serta peningkatan daya saing UMKM.

Baca Juga  Braditi Moulevey bakal Bangun Diler Mobil Listrik Terbesar dan Terlengkap di Sumbar

“Semoga Kementerian UMKM bersama para lembaga inkubator terus memperkuat proses inkubasi usaha sehingga semakin banyak generasi muda terdorong menjadi wirausaha dan berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia,” ujar Airlangga.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Rahayu Saraswati Djojohadikusumo me­ngapresiasi penyelenggaraan festival sebagai pusat layanan terpadu yang memudahkan UMKM memperoleh berbagai fasilitas pendukung usaha, mulai dari perizinan, sertifikasi, pembiayaan, asuransi usaha, hingga pelindungan hukum melalui sedikitnya 39 stan dari berbagai kementerian, lembaga, dan mitra strategis.

“Acara ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi simbol komitmen negara untuk hadir di tengah pelaku UMKM yang setiap hari bekerja keras menghidupi keluarga sekaligus menggerakkan roda perekonomian bangsa,” ujarnya. (jpg)