METRO PESISIR

Keliling 3 Kecamatan, JKA Perintahkan Dinas PUPR Prioritaskan Jembatan dan Jalan

×

Keliling 3 Kecamatan, JKA Perintahkan Dinas PUPR Prioritaskan Jembatan dan Jalan

Sebarkan artikel ini
TURUN LAPANGAN—Bupati Padangpariaman John Kenedy Azis saat turun langsung ke tengah masyarakat.

PDG.PARIAMAN, METRO–Bupati Padangpariaman John Kenedy Azis kemarin kembali turun langsung ke tengah ma­sya­rakat melalui program inovasi putar roda dalam rangka jemput aspirasi untuk mendorong pemba­ngunan daerah. Dengan mengendarai sepeda motor, Bupati Padangpariaman bersama jajaran pemerintah daerah mengunjungi 12 titik di 10 nagari yang tersebar dalam Kecamatan VII Koto Sungai Sariak, VII Koto Padang Sago, dan 2×11 Kayu Ta­nam, kemarin.

Program yang dirancang sebagai sarana mendengar langsung kebutuhan masyarakat itu diikuti Sekretaris Daerah Hendra Aswara, para kepala organisasi perangkat daerah (OPD), Direktur PDAM, camat, serta sejumlah anggota DPRD Padangpariaman, yakni Agusriadi, Joe Aplinanda, dan Hengki Irawan. “Kami ingin memastikan pembangunan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat. Karena itu pemerintah harus hadir langsung ke lapangan, melihat kondisi riil dan mendengarkan aspirasi warga tanpa sekat,” kata John Kenedy Azis di sela-sela kegiatan, kemarin.

Salah satu lokasi yang menjadi perhatian rombo­ngan adalah kawasan Irigasi Batang Ampalu di Korong Ampek Jirek, Nagari Lurah Ampalu. Menanggapi aspirasi masyarakat, Bupati Padangpariaman  langsung menginstruksikan Dinas Pekerjaan U­mum dan Penataan Ruang (PUPR) untuk memprogramkan pembangunan bendungan pada aliran Sungai Batang Ampalu agar jaringan irigasi yang ada dapat berfungsi optimal mengairi lahan pertanian warga.

Di lokasi yang sama, Bupati juga meninjau Jalan Lingkar Surau Bungo yang selama ini diusulkan ma­syarakat untuk diaspal. Ia meminta Dinas PUPR menjadikan pembangunan ja­lan tersebut sebagai program prioritas pada 2027. Perjalanan kemudian dilanjutkan ke Korong Guguak untuk berdialog dengan masyarakat di sebuah la­pau yang berada di tengah areal persawahan. Dalam dialog itu, warga menyampaikan berbagai persoalan terkait sektor pertanian, ekonomi masyarakat, dan dampak perkembangan inflasi terhadap kehidupan sehari-hari.

Baca Juga  Suhatri Bur Berikan Motivasi UP2K TP PKK

Perhatian terhadap sek­tor pertanian juga terlihat saat Bupati meninjau kawasan perkebunan kelapa di Nagari Koto Dalam. Melihat banyaknya pohon kelapa yang sudah tua, ia meminta Dinas Pertanian menyusun program peremajaan tanaman kelapa serta mengembangkan kawasan tersebut sebagai sentra produksi kelapa unggulan. “Potensi kelapa di wilayah ini sangat besar. Kita ingin Padangpariaman menjadi salah satu daerah penghasil kelapa utama di Sumatera Barat melalui pengembangan kawasan kampung kelapa,” ujarnya.

Di Pasar Padang Sago, Bupati Padangpariaman memerintahkan Dinas Perdagangan, Tenaga Kerja, Koperasi dan UKM bersama Dinas PUPR untuk mem­bangun fasilitas MCK dan mushala. Selain itu, pengelola pasar diminta meningkatkan pengelolaan kebersihan dengan melibatkan Dinas Lingkungan Hidup, Kawasan Permukiman dan Pertanahan.

Dalam kunjungan ke Kecamatan 2×11 Kayu Tanam, Bupati meninjau Jembatan Padang Mantuang yang belum permanen dan meminta pembangunan jembatan tersebut dimasukkan ke dalam program tahun 2027. Ia juga meninjau Irigasi Padang Lapai di Nagari Guguak yang dikeluhkan masyarakat karena tidak berfungsi dengan baik dan meminta pena­nganan segera.

Di lokasi lain, Bupati Padangpariaman meninjau sawah yang rusak akibat banjir Sungai Sipisang saat bencana hidrometeorologi. Ia meminta Dinas Pertanian memastikan kawasan terdampak masuk dalam program optimalisasi lahan (Oplah) dari pemerintah pusat agar proses pemulihan dapat dilakukan lebih cepat.

Baca Juga  Bedah Rumah tak Layak Huni Rampung, Baznas dan Polres Serahkan Kunci Rumah

Kunjungan juga dilakukan ke lokasi pembangu­nan Jembatan Gantung Sipinang di Nagari Anduring yang hanyut akibat banjir. Selain melihat kondisi infrastruktur, Bupati berdialog langsung dengan masyarakat untuk me­nyerap berbagai aspirasi terkait pembangunan nagari.

Pada kesempatan itu, JKA turut memantau persiapan Pemilihan Walinagari (Pilwana) di Anduring yang dijadwalkan Pilwana serentak Padangpariaman tersebut berlangsung pada 27 Juni 2026. Ia mengajak seluruh masyarakat menjaga persatuan dan menjadikan pesta demokrasi tingkat nagari Se-Kabupaten Padangpariaman tersebut sebagai pilwana badunsanak. “Kita berbeda pilihan, tetapi tetap bersaudara. Pilwana harus menjadi momentum memper­kuat persatuan ma­sya­rakat, bukan sebaliknya,” katanya. Selain meninjau pembangunan infrastruktur, rombongan putar roda juga menghadiri kegiatan khitanan massal gratis bagi 100 anak di Nagari Bisati Sungai Sariak yang digagas anggota DPRD Heng­ki Irawan bersama Direktur RSUD Rasyidin Kota Padang, dr. Lismawati. Bupati mengapresiasi kegiatan sosial tersebut dan berharap dapat terus berlanjut setiap tahun.

Kunjungan terakhir dilakukan di Korong Padang Limau, Nagari Lareh Nan Panjang Sungai Sariak. Di lokasi itu, Bupati berdialog dengan masyarakat sekaligus meninjau ruas jalan kabupaten yang menghubungkan Padang Limau dengan Nagari Ambuang Kapua dan telah puluhan tahun belum mendapatkan perbaikan aspal. Rangkaian kegiatan putar roda berakhir pada siang hari dengan kembalinya rombongan ke Pendopo Bupati. Melalui kegiatan tersebut, pemerintah daerah berharap berbagai persoalan yang disampaikan ma­sya­rakat dapat segera ditindaklanjuti menjadi program pembangunan yang tepat sasaran. (efa)