SOLOK/SOLSEL

RSUD Serambi Madinah, Komit Tingkatkan Pelayanan dan Keselamatan Pasien

×

RSUD Serambi Madinah, Komit Tingkatkan Pelayanan dan Keselamatan Pasien

Sebarkan artikel ini
PELATIHAN— Direktur RSUD Serambi Madinah, Dessy Syafril menghadiri Pelatihan Basic Trauma Cardiac Life Support (BTCLS) Angkatan ke-II. Kegiatan ini ditujukan khusus bagi jajaran tenaga keperawatan.

SOLOK, METRO–Rumah Sakit Umum Da­­erah (RSUD) Serambi Madinah Kota Solok terus berkomitmen meningkatkan mutu pelayanan dan keselamatan pasien. Salah satunya diwujudkan melalui penyelenggaraan Pe­latihan Basic Trauma Cardiac Life Support (BTCLS) Angkatan ke-II.

Kegiatan ini ditujukan khusus bagi jajaran tenaga keperawatan. Bekerja sa­ma dengan Primamed Nu­sa Persada selaku lembaga kompeten di bidang kegawatdaruratan medis, pelatihan intensif ini diharapkan dapat memper­kuat kinerja para medis.

Direktur RSUD Serambi Madinah, Dessy Syafril menyampaikan bahwa pe­nguasaan kompetensi BTCLS sangat krusial bagi tenaga keperawatan agar mampu mengambil keputusan medis yang cepat, tepat, dan profesional saat menghadapi situasi kritis.

“Melalui pelatihan BTCLS ini, kami ingin seluruh perawat di RSUD Serambi Madinah memiliki kesiapan mental, kemampuan teknis, dan kepercayaan diri yang tinggi dalam me­nangani kasus-kasus kegawatdaruratan. Kompetensi ini adalah modal mu­tlak untuk menghadirkan pelayanan kesehatan prima yang berkualitas bagi masyarakat,” jelas Dessy Syafril.

Baca Juga  Pelatihan Tertib Administrasi, Wawako: Teruslah Jadi Mitra Pemerintah Daerah

Fokus utama dari program ini adalah melatih ke­terampilan taktis perawat dalam memberikan pertolongan pertama pada kasus trauma akut dan henti jantung (cardiac arrest) sesuai standar medis nasional.

Rangkaian pelatihan dikemas melalui metode pembelajaran yang komprehensif. Tiga hari pertama dilaksanakan secara daring untuk pendalaman teori oleh instruktur bersertifikat, dilanjutkan dengan tiga hari berikutnya untuk simulasi intensif, praktik keterampilan bantuan hi­dup dasar, hingga evaluasi uji kompetensi di lapa­ngan. Seluruh peserta dituntut mempraktikkan lang­sung prosedur darurat meng­gunakan peralatan khusus dengan skenario yang mendekati kondisi riil di lapangan.

Senada dengan hal ter­sebut, Kepala Bidang Ke­perawatan RSUD Serambi Madinah, Ns. Firawati, S.­Kep, MARS., menambahkan bahwa pelatihan ini bukan sekadar pe­nye­ga­ran ilmu, melainkan kewajiban rumah sakit dalam melakukan pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) secara berkelanjutan.

Baca Juga  Produk Layak dan Halal Dikonsumsi jadi Perhatian Pemerintah

“Pelatihan BTCLS ini adalah instrumen wajib dalam peningkatan kapasitas SDM kami, sekaligus menjadi salah satu pemenuhan syarat penting untuk Akreditasi Rumah Sakit. Melihat urgensinya, kami mengagendakan pelatihan ini untuk kembali dilaksanakan pada tahun depan,” tegas Firawati.

Melalui keberhasilan pe­nyelenggaraan BTCLS Angkatan ke-II ini, RSUD Serambi Madinah terus mem­buktikan konsisten­sinya dalam mencetak tenaga kesehatan yang andal dan responsif. Penataan kompetensi ini berjalan selaras dengan core value dan motto rumah sakit, yaitu RANCAK (Ramah, Amanah, Nya­man, Cepat, Aman, dan Kompeten), demi menjamin pelayanan kesehatan yang optimal bagi seluruh warga Kota Solok. (vko)