BANTUL, METRO–Langkah gemilang berhasil dicatatkan oleh kesebelasan PSP Padang dalam lanjutan Liga 4 Nasional Piala Presiden 2026. Bertanding di Stadion Utama Sultan Agung, Bantul, Yogyakarta pada Jumat (5/6), tim berjuluk Pandeka Minang ini sukses membungkam ASIOP Jakarta dengan skor telak 3-0 pada laga terakhir Grup H. Kemenangan krusial ini sekaligus memastikan tiket bagi PSP Padang untuk melaju ke babak 32 besar nasional dengan status sebagai runner-up grup.
Keberhasilan ini disambut penuh rasa syukur oleh Wali Kota Padang, Fadly Amran, yang hadir dan menyaksikan langsung perjuangan tim dari tribun stadion. Kehadiran orang nomor satu di Kota Padang tersebut terbukti menjadi suntikan motivasi yang luar biasa bagi para pemain di lapangan hijau.
Atas kerja keras luar biasa yang ditunjukkan sepanjang babak 64 besar, Fadly Amran bahkan langsung menggelontorkan bonus spontan usai laga usai. “Alhamdulillah, perjuangan yang luar biasa, terima kasih seluruh Tim PSP, warga Kota Padang bangga. Malam ini saya berikan jersey PSP dan bonus sebesar Rp20 juta untuk pemain,” ujar Fadly dengan nada bangga.
Sejak peluit babak pertama dibunyikan, PSP Padang langsung tampil dominan dan menekan pertahanan lawan. Laga baru berjalan tiga menit, Pandeka Minang sudah membuka keunggulan lewat gol cepat Gibran Tito Kurniawan.
Sayap kiri flamboyan ini melepaskan tendangan spektakuler dari jarak 25 meter yang gagal dihalau kiper lawan. Tak butuh waktu lama, pada menit ke-10, giliran striker rekrutan dari PSLA Sicincin, Ariswar Hanif, yang menggandakan keunggulan menjadi 2-0. Skor ini bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, intensitas tekanan PSP Padang sama sekali tidak mengendur. Gol penutup kemenangan tercipta pada menit ke-72 melalui skema serangan yang rapi. Berawal dari aksi individu Syarif yang menyisir sisi kanan pertahanan lawan, ia mengirimkan umpan terukur ke dalam kotak penalti. Lutfi, sayap cepat PSP, yang berdiri bebas dengan tenang mencebloskan bola ke gawang ASIOP Jakarta untuk memastikan kemenangan mutlak 3-0.
Laga penentu ini diakui menyedot energi dan mental yang besar. Manajer PSP Padang, Indra Yunaidi, mengungkapkan bahwa timnya sempat merasakan beban berat di pundak sebelum peluit kick-off dibunyikan karena kewajiban untuk memenangkan laga ini.
Namun, ia sangat bangga melihat determinasi tinggi yang diperlihatkan anak asuhnya di lapangan. “Tapi berkat kerja keras, akhirnya Dewi Fortuna bersama kami hari ini,” ungkap Indra penuh kelegaan.
Keberhasilan menembus babak 32 besar ini diharapkan menjadi momentum penting bagi PSP Padang untuk terus melangkah jauh dan mengukir prestasi terbaik di tingkat nasional. Di sisi lain, Pemerintah Kota Padang menegaskan komitmennya untuk terus memberikan dukungan penuh terhadap perkembangan sepak bola lokal serta pembinaan atlet-atlet muda agar mampu mengharumkan nama daerah di kancah nasional maupun internasional.
Turut hadir mendampingi Wali Kota di stadion, Ketua Umum PSP Padang Amril Amin, Wakil Ketua Umum Oesman Ayub, serta pelatih kepala PSP Joni Efendi. Perjalanan panjang masih menanti, namun modal kemenangan bersih ini menjadi bahan bakar berharga bagi Pandeka Minang untuk menatap fase berikutnya. (oza)






