DEWAN Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Pariaman gelar Rapat Paripurna penyampaian rekomendasi terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Wali Kota Pariaman Tahun Anggaran 2025, yang digelar di ruang sidang utama DPRD, Rabu (29/4).
Rapat paripurna tersebut dibuka oleh Ketua DPRD Kota Pariaman, Muhajir Muslim. Ia mengatakan pentingnya fungsi pengawasan legislatif dalam memastikan jalannya pemerintahan daerah tetap optimal dan berpihak pada kepentingan masyarakat.
Penyampaian rekomendasi hasil pembahasan Panitia Khusus (Pansus) LKPJ dibacakan oleh anggota DPRD, Dicky Samardi, yang memaparkan beberapa catatan penting kinerja Pemerintah Kota Pariaman tahun 2025.
Dicky yang merupakan Ketua Pansus LKPJ itu menyampaikan dari sisi pengelolaan keuangan daerah, realisasi pendapatan daerah tahun 2025 mencapai Rp620,43 miliar atau sekitar 94,61 persen dari target Rp655,73 miliar, sehingga masih perlu peningkatan kinerja untuk mencapai target optimal.
“Terkait pengelolaan keuangan daerah, capaian PAD yang hanya 94,61 persen masih belum sesuai target yang ditetapkan, sehingga perlu upaya maksimal untuk meningkatkannya pada tahun berikutnya,” jelasnya.
Menurutnya, pendapatan daerah yang masih didominasi dana transfer pusat, dengan kontribusi Pendapatan Asli Daerah (PAD) hanya 9,26 persen. Kondisi ini dinilai menunjukkan tingkat ketergantungan fiskal yang masih tinggi.
Tidak hanya itu, DPRD menilai tingginya belanja pegawai yang mencapai 53,04 persen dari total belanja daerah. DPRD merekomendasikan agar pemerintah daerah menyesuaikan komposisi belanja sesuai ketentuan.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Pariaman, Mulyadi, menanggapi pentingnya peningkatan PAD sebagai kunci kemandirian daerah. Ia mendorong adanya kolaborasi antara eksekutif dan legislatif dalam menggerakkan ekonomi daerah.
Ia menjelaskan untuk meningkatkan PAD, pihaknya berharap adanya kerja sama dengan anggota DPRD, di mana masing-masing anggota dewan dapat menginisiasi minimal satu event tahunan yang mampu menggerakkan roda perekonomian masyarakat. Pasalnya, dengan langkah tersebut dapat meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat. (***)






